Penjualan Semen Gresik di Jabotabek Meningkat

Kuasai Pangsa Pasar 20%

Selasa, 14/05/2013

NERACA

Jakarta - Kepala Biro Perencanaan dan Pemasaran Semen Gresik, Rudi Hartono, mengatakan penjualan Semen Gresik (SG) di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek) mengalami peningkatan. Dia mencatat, hingga triwulan I 2013, permintaan produk semen pelat merah itu tumbuh hingga 8,6%.

”Sesuai dengan ekspektasi perusahaan, sampai triwulan pertama, target pemasaran kita tumbuh 8,6%. Artinya, volume penjualan dengan pertumbuhan yang kita rencanakan sesuai harapan," kata Rudi di Jakarta, kemarin. Kondisi itu, ungkap dia, tak lepas dari adanya permintaan semen yang masih baik.

Apalagi, lanjut Rudi, pasar di Jabotabek adalah pasar yang terbesar, pangsa pasar (market share) di wilayah itu lebih besar dibandingkan dengan provinsi-provinsi lain. Dengan demikian, hal itu menarik bagi produsen semen untuk mengembangkan pasar mereka.

"Semen Gresik yang merupakan anggota grup dari Semen Indonesia juga terus melakukan pengembangan pasar di wilayah ini," jelas Rudi. Dijelaskannya, saat ini market share perseroan di Jadebotabek sekitar 20% dari total pasokan pabrikan yang ada.

Hal ini sangat menggembirakan, pasalnya, pabrikan-pabrikan semen yang dominan di pasar biasanya dekat lokasinya dengan pabrik. Padahal, kata Rudi, SG sendiri pasarnya cukup jauh dengan pabrik karena berada di Gresik dan Tuban, keduanya di Jawa Timur.

"Jadi, untuk pemain-pemain yang belum memiliki pabrik disini, itu sudah cukup menggembirakan. Kita sendiri dibantu dengan fasilitas distribusi seperti packing plant dan gudang-gudang yang ada," tambahnya.

Dalam upaya meningkatkan penjualan di wilayah potensial ini, SG akan mengutilisasikan fasilitas packing plant yang ada, sehingga fasilitas itu diharapkan bisa maksimum mengeluarkan barang. Selain itu juga memaksimalkan distribusi semen dari laut.

"Upaya lainnya dengan memaksimalkan gudang-gudang penyangga dan membina mitra dengan distributor untuk membangun gudang penyangga sebagai jaminan pasokan SG ke pasar," terang Rudi, lagi.

Sahabat Semen Gresik

Terkait dengan pembinaan toko sebagai "Sahabat Semen Gresik", Rudi Hartono menyatakan, pihaknya secara berkelanjutan menggelar acara temu pelanggan di berbagai kota sebagai bentuk apresiasi kepada mitra atas kinerja dan loyalitasnya kepada pabrik semen pelat merah tersebut.

"Kegiatan temu pelanggan ini merupakan apresiasi kepada para sahabat SG sehingga terbangun kebersamaan antara toko dan perusahaan," ungkapnya. Dalam temu pelanggan kali ini, Semen Gresik memberikan penghargaan dan hadiah kepada toko dan mitranya yang berprestasi di Jabotabek.

Selain apresiasi terhadap pelanggan yang loyal, kegiatan ini juga untuk membangun komunikasi mulai dari toko hingga tingkat distributor sehingga mereka bisa melakukan sharing pengalaman dan bekerja sama dengan baik.

Acara ini merupakan bentuk penghargaan Semen Gresik kepada pelanggan dan distributor setia merek Semen Gresik. Gebyar Temu Pelanggan Semen Gresik dipadati oleh lebih dari 1.000 orang pelanggan dan distributor Semen Gresik, melebihi jumlah undangan yang disebar, yakni sekitar 550 buah undangan.

Sementara itu, penghargaan dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori toko di area pemasaran Jakarta dan sekitarnya serta kategori curah di area pemasaran Jakarta dan sekitarnya.

Pada kategori toko, ada 15 toko di daerah pemasaran wilayah Jakarta dan sekitarnya yang menerima penghargaan, diantaranya, Toko Indo Permai Bangunan, Toko Alam Jaya dan Toko Cipta Tomang Indah. Sedangkan untuk kategori curah ada 10 perusahaan yang menggunakan Semen Gresik, yaitu PT Power Block Indonesia, PT Wijaya Karya Beton dan PT Bakri Building Industry.