Baramulti Rampungkan Eksplorasi Blok Bara Tiga

NERACA

Jakarta- PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) menyampaikan telah menyelesaikan 15 titik bor di area Bara 3 yang merupakan blok paling barat konsesi di wilayah Kalimantan dengan total kedalaman 1205 meter pada April 2013. Kedalaman rata-rata pemboran, yaitu 80 meter dan jarak titik bor rata-rata 50 meter.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (13/5). Disebutkan, kegiatan eksplorasi yang dilakukan perseroan tersebut berupa lanjutan kegiatan pemboran stratigrafi dan pemboran detail (Infill Drilling). Pemboran stratigrafi ini bertujuan untuk mengetahui urutan lapisan batubara mulai dari Blok Bara 1 dan 2 (bagian timur) hingga Bara 3 (bagian barat), sedang pemboran infill bertujuan untuk lebih mendetailkan data lapisan batubara yang dianggap potensial, atau memiliki ketebalan lebih dari 2 meter.

Dari kegiatan eksplorasi yang telah berjalan hingga saat ini di blok Bara 3, telah dapat diidentifikasi sebanyak 25 seam dengan rata-rata ketebalan yang bervariasi berkisar antara 0.1 hingga 6 meter. Sejumlah 5 seam utama telah berhasil diidentifikasi sepanjang arah strike 500 hingga 900 meter serta memiliki ketebalan rata-rata antara 1 hingga 4 meter dan kualitas kalori (gar) berkisar antara 4190 hingga 4940 kcal/kg. Selanjutnya, perseroan akan melanjutkan pemboran untuk mengejar kemenerusan lapisan batubara ke arah selatan blok Bara 3.

Adapun metode pemboran yang dilakukan adalah vertical drilling dengan menggunakan dua unit Jacro-175 dengan diameter lubang berukuran N (76.00 mm). Sistem pemboran adalah touch coring dan full coring, dan semua titik bor dilakukan pengukuran geophysical logging. Pemboran dilakukan oleh satu kontraktor pemboran yaitu CV Cosyindo Teknik yang mengoperasikan 2 unit rig jenis Jacro-175 (maksimal kedalaman 100m).

Kegiatan pemboran ini disupervisi langsung oleh PT Baramulti Suksessarana Tbk dibawah tanggung jawab Divisi Eksplorasi. Sedangkan untuk kegiatan geophysical logging dilakukan oleh kontraktor PT RecsaLog Geoprima juga dibawah pengawasan langsung oleh Divisi Eksplorasi PT Baramulti Suksessarana. Dari biaya operasional yang dianggarkan untuk eksplorasi sebesar Rp238 juta, sampai dengan April 2013, dana yang direalisasikan mencapai Rp199 juta.

Sementara itu, untuk eksplorasi yang dilakukan anak usahanya, PT. Antang Gunung Meratus (AGM), pada April 2013 kegiatan eksplorasi dilaksanakan di daerah PKP2B PT Antang Gunung Meratus (AGM) Blok 4 Warutas, Desa Suato Tatakan kecamatan Tapin Tengah Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan.

Kegiatan eksplorasi AGM difokuskan pada kegiatan pemboran Infill Drilling di Areal Tambang Blok 4 Warutas. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut AGM dibantu oleh kontraktor pemboran PT. Karya Bumi Prima di bawah pengawasan konsultan AGM. Untuk kegiatan ini AGM telah mengeluarkan biaya mencapai Rp103 juta. Adapun rencana pemboran selanjutnya masih melanjutkan pengeboran eksplorasi detil di blok Blok 4 Tatakan dengan target seam K12-K15. (lia)

BERITA TERKAIT

Tiga Pabrikan Otomotif Rilis Pernyataan Bersama Kuatkan Aliansi

Para pucuk pimpinan dalam aliansi Nissan Motor Co, Renault SA dan Mitsubishi Motors Corp mengeluarkan pernyataan bersama baru-baru ini, yang…

Toba Bara Kantungi Pinjaman US$ 120 Juta

Perusahaan tambang, PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) menyatakan telah mendapat suntikan dana pinjaman hingga mencapai US$120 juta. Suntikan dana…

Danai Eksplorasi Tambang - Kapuas Prima Bakal Rilis Obligasi Rp 600 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2018, emiten perusahaan tambang PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) membukukan laba bersih Rp…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

KSEI Dorong Investor Gunakan Login AKSes

NERACA Pekanbaru- PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mendorong investor di Riau agar memanfaatkan fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) untuk…

Orori Indonesia Jadi Reseller Resmi Antam

PT Orori Indonesia (Orori), sebagai perusahaan penjualan perhiasan online resmi menjadi "reseller" emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam).”Orori menjadi jembatan…

Sepekan Dana Asing Keluar Rp 765 Miliar

NERACA Jakarta –PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat indeks harga saham gabungan (IHSG) sepekan kemarin meningkat 1,16% ke level 6,126.36…