Tingkatkan Modal, Fajar Surya Gelar Rights Issue

Dalam rangka meningkatkan modal, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW) berencana melakukan penawaran umum terbatas I (rights issue) dalam rangka Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 412,98 juta saham dengan nilai nominal Rp500. Adapun harga rights issue tersebut di kisaran Rp1.650 sampai Rp3.000.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Untuk aksi korporasi ini, perseroan menunjuk JP Morgan Securities bertindak sebagai pembeli siaga. Nantinya, itu dana hasil penawaran umum terbatas ini digunakan untuk pembelian aset tetap sekitar 50% untuk keperluan ekspansi, 35% untuk pembiayaan sebagian pinjaman perseroan dan sisanya 15% untuk keperluan umum lainnya perseroan.

Disebutkan bahwa setiap pemegang enam saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada 24 Juni 2013 mempunyai satu HMETD untuk membeli satu saham baru.

Namun, apabila pemegang saham lama yang tidak melaksanakan HMETD nya maka mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya maksimum sebesar 14,29% setelah pelaksanaan penawaran umum terbatas.

Sebagai informasi, tanggal efektif pernyataan pendaftaran pada 14 Juni 2013. Untuk melakukan aksi korporasi ini, perseroan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 17 Juni 2013 untuk meminta persetujuan pemegang saham. Tanggal terakhir pencatatan dalam daftar pemegang saham yang berhak atas HMETD pada 27 Juni 2013. Periode perdagangan HMETD pada 1-5 Juli 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

MNC Bank Kantungi Izin OJK Rights Issue

PT Bank MNC Internasional Tbk atau MNC Bank siap melakukan penawaran umum terbatas (rights issue) dengan hak memesan efek terlebih…

Teknologi Padat Modal dan Sistem Pembayaran

  Oleh: Achmad Deni Daruri, President Director Center for Banking Crisis   Sistem pembayaran pada galibnya merupakan hasil dari inovasi…

SUPR Bidik Dana Rights Issue Rp 773,55 Miliar

Cari modal di pasar, PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) berencana menggelar private placement (rights issue) tanpa Hak Memesan Efek…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Obligasi Indosat Oversubscribed 1,5 Kali

NERACA Jakarta –Penawaran obligasi yang dirilis PT Indosat Tbk (ISAT) atau Indosat Ooredoo direspon pasar cukup positif yang ditandai dengan…

Taspen Tingkatkan Porsi RDPT Jadi 20%

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Taspen (Persero) mulai meningkatkan porsi investasi di sektor pasar modal melalui reksa dana penyertaan…

Laba Lippo Karawaci Terkoreksi 30,39%

NERACA Jakarta - Lesunya bisnis properti di 2017, memberikan dampak terhadap kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR). Dimana emiten…