Indosat Catatkan Rugi Capai Rp 71,15 Miliar

Senin, 13/05/2013

Sepanjang kuartal pertama 2013, PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan rugi periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp71,15 miliar pada kuartal I-2013. Nilai kerugian ini naik sampai 222,7% dibandingkan periode yang sama tahun lau sebesar Rp22,6 miliar.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin. Sementara jumlah pendapatan perseroan meningkat menjadi Rp5,79 triliun dibandingkan periode sebelumnya Rp4,92 triliun.

Tapi, sejumlah komponen beban juga tampak naik. Beban jasa telekomunikasi naik menjadi Rp2,41 triliun dari sebelumnya Rp1,89 triliun. Beban penyusutan dan amortisasi karyawan juga naik menjadi Rp2,14 triliun dari sebelumnya Rp1,7 triliun. Alhasil, jumlah beban ini tercatat sebesar Rp5,2 triliun dari sebelumnya Rp4,3 triliun. Akibatnya, laba usaha tergerus menjadi Rp563,28 miliar dari sebelumnya Rp608,32 miliar.

Kas bersih yang digunakan untuk kegiatan pendanaan pun menjadi minus Rp604,95 miliar. Sementara itu, jumlah liabilitas jangka pendek turun menjadi Rp10,46 triliun dari sebelumnya Rp11 triliun. Jumlah aset juga turun menjadi Rp53,8 triliun dari sebelumnya Rp55,2 triliun.

Sebagai informasi, belum lama ini perseroan memutuskan keluar atau delisting dari pencatatan saham di pasar modal Amerika atau New York Stock Exchange (NYSE) karena alasan efisiensi.

Direktur Utama & CEO Indosat Alexander Rusli pernah bilang, proses delisting itu akan berlaku efektif pada 16 Mei 2013. “Delisting ini akan mengurangi biaya administrasi terkait pencatatan di NYSE. Dengan melakukan langkah ini diharapkan terjadi peningkatan efisensi administrasi pada bisnis perseroan,” jelasnya. (bani)