Rencana Investasi Terhambat Akibat Perizinan - Kalimantan Tengah

NERACA

Palangkaraya - Rencana investasi senilai Rp18,6 triliun di Kalimantan Tengah terhambat proses perizinan sehingga aktivitas usaha itu belum bisa terealisasi. \"Sebagian besar kendala yang dihadapi para investor saat ini masih berkutat pada masalah perizinan,\" kata Kepala Badan Penanaman Modal Daerah dan Perizinan (BPMDP) Kalteng, Lenny I Simon, di Palangkaraya Kalimantan Tengah, pekan lalu.

Dia mengatakan, hingga Maret 2013 rencana investasi asing yang akan ditanamkan di Kalteng mencapai Rp15,9 triliun. Namun rencana itu belum juga terealisasi karena terbentur masalah perizinan. Selain itu terdapat pula investasi dalam negeri sebesar Rp2,7 triliun mengalami hal yang sama. Menurut Lenny, perizinan yang dimaksud terkait beberapa hal di antaranya masalah rencana tata ruang yang tidak jelas.

\"Masalah rencana tata ruang dan izin lokasi ini yang paling dominan, selebihnya masalah kesiapan dari investor itu sendiri, banyak hal yang harus dikerjakan sebelum memulai usahanya,\" ujarnya. Data BPMDP Kalteng menunjukkan, rencana investasi terbesar yang belum terealisasi terdapat di sektor industri kimia. Nilai investasi yang direncanakan masuk sebesar Rp17,7 triliun hingga Maret 2013.

Selanjutnya investasi sebesar Rp11,63 triliun yang direncanakan masuk di sektor perkebunan, juga belum bisa terealisasi karena faktor perizinan. Menurut rencana, investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA), termasuk juga rencana investasi senilai US$415 juta belum terealisasi di sektor ini. Investasi asing lainnya yang menunggu perizinan di sektor industri minyak sebesar Rp1,62 triliun dan US$913 juta. Selanjutnya di sektor pertambangan, direncanakan ada investasi asing sebesar Rp993 miliar.[ardi]

BERITA TERKAIT

Macet Parah Akibat Kontraktor Tol Tidak Peka

Kemacetan parah yang terjadi di malam hari di ruas pembangunan jalan tol dan proyek MRT, khususnya antara jalur tol Jatibening…

Insentif Investasi Industri Gula Perlu Ekosistem Teknologi

NERACA Jakarta – Lahirnya 12 pabrik baru di industri gula merupakan salah satu bentuk keberhasilan pemerintah dalam memberikan insentif bagi…

BI : Posisi Kewajiban Investasi Internasional Meningkat

  NERACA Jakarta -  Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada akhir 2018 mencatat peningkatan net kewajiban, didorong oleh naiknya posisi Kewajiban…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Pemerintah Tetapkan Tarif Ojek Online Naik

  NERACA   Jakarta – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan telah menetapkan biaya tarif ojek online. Tarif terbaru ini…

Ekonomi Terus Tumbuh, Easywell Targetkan Pasar Indonesia

    NERACA   Jakarta - Dilansir dari laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Ekonomi Indonesia tahun 2018 mengalami pertumbuhan…

6,4 Juta Liter BBM Diselewengkan

  NERACA   Jakarta – Badan Penyalur Hilir Migas (BPH Migas) melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM. Hasilnya, sejak 2016 hingga…