Dana Obligasi PTPP Telah Dipakai 78,55%

PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) telah merealisasikan dana hasil penawaran obligasi berkelanjutan pertama sekitar 78,55% atau sebesar Rp549,45 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Kata Direktur Utama PTPP, Bambang Triwibowo, dana hasil obligasi telah digunakan untuk modal kerja konstruksi, modal kerja engineering procurement dan construction, serta untuk modal kerja properti.

Lanjutnya, untuk modal kerja konstruksi, pihaknya telah merealisasikan dana Rp279,78 miliar sesuai yang direncanakan untuk proyek pembangunan gedung, pelabuhan, halan dan jembatan dan infrastruktur lainnya.

Sementara modal kerja untuk engineering procurement dan construction dana yang direalisasikan, sesuai rencana untuk pembangunan power plant, conveyor dan stock yard batu bara, sebesar Rp209,83 miliar.

Untuk modal kerja properti untuk pengembangan commercial center dan apartemen di Surabaya serta residental project di Jakarta, perseroan baru menggunakan 28,51% atau sebesar Rp59,83 miliar dari yang direncanakan sebesar Rp209,83 miliar. Dana yang tersisa dari hasil penawaran obligasi berkelanjutan I perseroan adalah Rp150 miliar. Dana ini disimpan dalam bentuk deposito di Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank Permata. (bani)

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama HelpSystem - Q2 Technologies Edukasi Keamanan IBM Power iSystem

Pentingnya keamanan siber merupakan hal yang menjadi fokus utama dalam bisnis saa tini. Hal tersebut semakin terlihat dari seberapa besarnya…

Lagi, CECT Sustainability Award 2019 Digelar

Memperkenalkan lebih luas akan pentingnya penerapan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang berkelanjutan dan memuhi standar…

PTPP Garap Proyek Smelter Borneo Alumina

Di penghujung akhir tahun 2019, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memenangkan tender proyek pembangunan smelter bauksit milik PT Borneo Alumina…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Danai Pembelian Tanah - Indo Bintang Mandiri Tawarkan 25% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Perusahaan manufaktur kampas rem, PT Indo Bintang Mandiri Tbk berencana melangsungkan penawaran umum perdana saham (initial public…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MPRO

NERACA Jakarta-Mempertimbangkan karena terjadi kenaikan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi atas…

Sikapi Investasi Ilegal - BOSS Tidak Ada Hubungan dengan Hanson

NERACA Jakarta –Menyikapi kasus investasi ilegal yang dilakukan PT Hanson International Tbk (MYRX) dan menyeret PT Borneo Olah Sarana Sukses…