Laba Panca Global Securities Turun 5,18%

NERACA

Jakarta – Sepanjang kuartal pertama 2013, PT Panca Global Securities Tbk (PEGE) mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 5,18% atau menjadi Rp 4,21 miliar dari periode yang sama tahun 2012 sebesar Rp 4,44 miliar.

Direktur utama Panca Global Securities, Hendra H. Kustarjo mengatakan, penurunan laba bersih disebabkan menurunnya pendapatan usaha perseroan, “Laba bersih tersebut lebih banyak didorong oleh divisi brokerage. Kontribusi bisnis brokerage terhadap kinerja perusahaan sebesar 2/3. Sementara itu, kontribusi dari penjaminan emisi saat ini 1/3nya,”ujarnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Dirinya juga menyatakan bahwa ­kontribusi dari jalur retail 80% terhadap pendapatan perseroan, sedangkan 20% dari institusi dan estimasi posisi tersebut tidak banyak berubah sampai akhir tahun ini.

Tahun ini, perseroan menargetkan laba bersih sebesar Rp 24,1 miliar atau tumbuh 24,22% dari tahun 2012 sebesar Rp 19,4 miliar. Menurut Hendra, target tersebut dapat tercapai apabila rata-rata transaksi harian perseroan mencapai Rp 30 miliar meningkat 20% dari rata-rata transaksi harian 2012 sebesar Rp 24 miliar, “Kalau kuartal 1 tahun ini, dapat dikatakan rata-rata transaksi sudah sejalan dengan estimasi kita,”ungkapnya.

Selain melakukan efisiensi biaya, strategi lain yang dilakukan perseroan untuk meraih target laba adalah berusaha menambah jumlah nasabah dengan mencari informasi secara luas.

Dia menambahkan, saat ini jumlah nasabah mencapai 750 nasabah. Untuk meningkatkannya, perseroan akan merekrut karyawan baru untuk bagian riset, pemasaran, pesanan dan perdagangan guna mengoptimalkan dan memperluas jaringan pemasaran transaksi efek, “Manajemen juga akan menggarap beberapa proyek penjaminan emisi (underwriting) dalam waktu dekat. Saat ini perseroan kedatangan dua pesanan proyek penasihat keuangan (financial advisory) atas rencana pelepasan (spin off) anak perusahaan. Diperkirakan, proyek ini selesai Juni mendatang,” jelas dia.

Lanjutnya, bahwa perusahaan yang akan ditangani aksi korporasinya adalah dari sektor consumer dan construction. Setelah itu rencananya akan melakukan IPO. Dia juga menyatakan bahwa belum bisa memberi penjelasan lebih detail mengenai besaran saham perusahaan tersebut.

Sebagai informasi, berdasarkan laporan keuangan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) disebutkan, perseroan membukukan pendapatan usaha kuartal I 2013 sebesar Rp 6,4 miliar atau turun 19,18% dari periode yang sama 2012 Rp 7,89 miliar. (nurul)

BERITA TERKAIT

All-New Mazda3 Dijual Secara Global Mulai Tahun Depan

Mazda Motor Corporation hari ini menjadi tuan rumah peluncuran perdana All-New Mazda3 untuk pertama kalinya di dunia. Model yang dirancang…

Ditopang Apartemen Parkland - Trimitra Propertindo Raup Laba Rp 12,8 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2018, emiten properti PT Trimitra Propertido Tbk (LAND) berhasil membukukan laba bersih Rp12,8 miliar atau tumbuh…

Jika Presiden Tidak Turun Tangan, SP PLN Ancam Mogok Kerja - Permasalahan Di PLN

      NERACA   Jakarta - Serikat Pekerja Perusahaan Listrik Negara (SP PLN) mendesak Presiden Joko Widodo untuk turun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kebanjiran Proyek Infrastruktur - Cashflow Waskita Beton Akhir Tahun Positif

NERACA Jakarta – Jelang tutup tahun yang tinggal menghitung hari, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) diproyeksikan mencatatkan cashflow operasional…

Ramaikan Harbolnas - Bukalapak Targetkan Transaksi Rp 1,6 Triliun

NERACA Jakarta - Meriahkan hari belanja online nasional (Harbolnas) di akhir tahun ini, Bukalapak yang selalu berpatisipasi selalu menghadirkan banyak…

Sentul City Bukukan Penjualan Rp 813 Miliar

NERACA Bogor – Emtien properti, PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil mencatatkan kinerja positif di kuartak tiga 2018. Dimana perseroan…