LIPI: Berikan Kompensasi Kepada UKM

NERACA

Jakarta - Ekonom LIPI Agus Eko Nugroho mengatakan Pemerintah perlu memberikan kompensasi kepada usaha kecil dan mikro (UKM) yang rentan terkena dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. \"Jangan hanya masyarakat miskin saja yang diberikan kompensasi. Usaha kecil dan mikro juga perlu diperhatikan agar produksinya tidak terhenti yang bisa berdampak pada produktivitas nasional,\" kata Agus di Jakarta, Rabu (8/5).

Dia mengatakan kompensasi yang diberikan kepada pelaku usaha kecil dan mikro bisa berupa penundaan pembayaran pajak atau pameran-pameran yang mempromosikan produk-produk mereka. Agus mengatakan pemerintah harus jeli melihat sektor-sektor usaha kecil dan mikro (UKM) mana saja yang paling terbebani dengan kenaikan harga BBM bersubsidi sehingga pelaku usaha yang paling terdampak harus mendapat perhatian.

\"Langkah Pemerintah menyiapkan kompensasi sudah baik. Sebaiknya sistem kompensasi tidak hanya untuk memperkuat masyarakat miskin saja, tetapi juga dialokasikan kepada pelaku usaha yang terdampak kenaikan harga BBM,\" tuturnya. Selain itu, Agus juga menyarankan kepada perbankan supaya melobi pemerintah untuk memberikan kompensasi kepada nasabah-nasabahnya dari sektor usaha kecil dan mikro yang terdampak kenaikan harga BBM bersubsidi. \"Perbankan perlu ikut mengantisipasi karena kenaikan harga BBM akan memengaruhi biaya produksi sehingga keuntungan usaha menurun dan kemungkinan akan berdampak pada kemampuan nasabah membayar cicilan kredit,\" katanya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Komitmen First Media Berikan Layanan Lebih Baik - Hadirkan Program First Squad

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, First Media meluncurkan program baru bertajuk 'First Squad'. Program tersebut mewakili semua fungsi dalam…

Kemenkop dan UKM Ajak Pensiunan Bantu Program Pengembangan KUMKM

Kemenkop dan UKM Ajak Pensiunan Bantu Program Pengembangan KUMKM NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM mengajak para pensiunan untuk…

Pengusaha Minta Kompensasi DHE - GPEI USULKAN INSENTIF LEBIH MENARIK

Jakarta-Ketua Umum Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Benny Sutrisno mengungkapkan, insentif yang diberikan pada pengusaha harus menarik. Meski tidak menguntungkan,…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Rupiah dan Neraca Perdagangan Perlu Jadi Perhatian Capres

      NERACA   Jakarta - Kondisi ekonomi Indonesia yang naik turun belakangan ini wajib menjadi perhatian para Calon…

TM Seasons City Ikut Meriahkan Asian Games 2018

  NERACA   Jakarta - Menyambut kemeriahan pesta olahraga Asian Games 2018, TM Seasons City melibatkan lebih 2.500 pelari ramaikan…

Bangun Infrastruktur, Jangan Bebani Devisa

    NERACA   Jakarta - Anggota Komisi XI DPR Johnny G. Plate menginginkan pembangunan infrastruktur jangan sampai membuat defisit…