Tawarkan Saham Perdana Maksimal Rp 975 Persaham - Rencana IPO Bank Muamalat

NERACA

Jakarta - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk tawarkan harga saham perdana atau initial public offering (IPO) di kisaran harga Rp550-Rp975 per saham. Sementara saham yang dilepas sebanyak-banyaknya 3,25 miliar saham dengan nilai nominal Rp100.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin. Disebutkan, perseroan menargetkan total dana perolehan dari pelepasan saham tersebut sekitar Rp1,78 triliun-Rp3,16 triliun. Nantinya, hasil dana penawaran saham perdana yang akan digunakan untuk pembiayaan syariah.

Sementara itu, PT Bahana Securities akan bertindak sebagai pembeli siaga dalam pelaksanaan right issue. Adapun untuk ketentuan setiap pemegang 91 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 1 Juli 2013 mempunyai 40 Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan penerbitan saham ini pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 19 Juni 2013.

Sebagai informasi, Islamic Development Bank (IDB) sebagai pemegang saham perseroan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dalam rights issue ini sebanyak-banyaknya 1,06 miliar saham. Selain itu, pemegang saham lain yaitu BMF Holding Limited yang memiliki 113,14 juta saham dan IDF Foundation memliki 113,14 juta saham Bank Muamalat juga tidak melaksanakan HMETDnya.

Demikian juga dengan Atwill Holdings Limited yang memiliki 281,63 juta saham tidak melaksanakan seluruh HMETDnya. Sementara itu, Abdul Rohim dan Rizal Ismael akan melaksanakan seluruh HMETD dalam rights issue ini sebanyak 225,71 juta saham. Apabila pemegang saham lama tidak melaksanakan haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam aksi ini, maka akan mengalami penurunan persentase kepemilikan saham sebesar 30,53%.

Sebelumnya, Direktur Penilaian PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Hoesen pernah bilang, PT Bank Muamalat Tbk diminta untuk melepas sahamnya ke public sebesar 20%. Dimana untuk valuasinya, jika Bank Muamalat melepas 10% nilainya sudah sekitar Rp 1 triliun. Bank Muamalat akan melaksanakan IPO dengan menggunakan laporan keuangan Desember 2012 sebagai acuannya. (bani)

BERITA TERKAIT

TERKAIT RENCANA REVISI UU DUNIA USAHA - Presiden Minta Masukan dari Kalangan Pengusaha

Jakarta-Presiden Jokowi memanggil kalangan pengusaha yang tergabung Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia), Kadin Indonesia dan Hipmi, untuk meminta masukan terobosan baru…

Tunggu Pernyataan Efek Efektif OJK - Krida Jaringan Bidik Dana IPO Rp 30 Miliar

NERACA Jakarta – Menyatakan siap mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Krida Jaringan Nusantara Tbk tengah menunggu pernyataan efektif penerbitan…

Terbitkan Sukuk Rp 1 Triliun - Moratelindo Tawarkan Kupon Hingga 10,5%

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendanai ekspansi bisnisnya, PT More Telematika (Moratelindo) melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Sukuk ljarah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…