Kembangkan Usaha, Indospring Gelar Right Issue

PT Indospring Tbk (INDS) berencana melakukan penawaran umum terbatas (rights issue) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan harga Rp1.700 per saham. Adapun saham yang akan dilepas sebanyak-banyaknya 210 juta saham dengan nilai nominal Rp1.000 .

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kemarin. Nantinya, dana penawaran umum terbatas tersebut sebesar Rp357 miliar yang akan digunakan untuk pengembangan usaha perseroan seperti penambahan line mesin sekitar 51,41%, pembangunan gedung pabrik coil spring sekitar 31,07% dan sisa dana hasil penawaran umum terbatas untuk tambahan modal kerja sekitar 17,52%.

Sementara itu, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 14 Juni 2013 terkait rencana right issue ini. Selain itu, setiap pemegang tiga saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 26 Juni 2013 berhak atas dua HMETD untuk membeli dua saham baru yang berasal dari portepel.

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan maka PT Indoprima Gemilang akan menjadi pembeli siaga, namun bila pemegang saham tidak mengeksekusi pelaksanaan rights issue dengan HMETD ini maka pemegang saham akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya dalam perseroan mencapai 40%. (bani)

BERITA TERKAIT

Anak Usaha Lippo Group Siap Perkuat Lini Usaha Logistik

Anak Usaha Lippo Group Siap Perkuat Lini Usaha Logistik NERACA Jakarta - Lippo Group menggandeng Sumitomo Corporation untuk memperkuat bisnis…

Pangkas Beban Utang - Sidomulyo Cari Modal Lewat Rights Issue

NERACA Jakarta -Perusahaan jasa angkutan kimia PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) berencana mencari pendanaan di pasar modal lewat aksi korporasi…

Dunia Usaha - Pemerintah Akselerasi Pembangunan Kawasan Industri Halal

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian terus mengakselerasi pembangunan kawasan industri halal di dalam negeri. Kawasan industri halal merupakan sebagian atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BPII Terima Dividen Tunai Rp 12,99 Miliar

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) pada tanggal 12 Juni 2019 memperoleh dividen tunai tahun buku 2018 sebesar Rp12,99 miliar…

Kerugian Steady Safe Susut Hingga 54%

Meskipun masih mencatatkan rugi di kuartal pertama 2019, PT Steady Safe Tbk (SAFE) mengklaim rugi bersih yang dibukukan senilai Rp1,809…

Volume Penjualan SMCB Masih Terkoreksi

Lesunya pasar semen dalam negeri dirasakan betul oleh PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB). Perusahaan yang dulunya PT Holcim Indonesia…