Lippo Grup Bangun Perkantoran di Kuningan

NERACA

Jakarta – Menjawab permintaan kantor di Jakarta yang terus meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, perusahaan properti PT Mitra Wijaya Wisesa bersama Grup Lippo menghadirkan Lippo Kuningan sebuah gedung perkantoran di kawasan Kuningan.

Direktur Utama PT Mitra Wijaya Wisesa, Efrijanto Salim mengatkan, kehadiran Lippo Kuningan akan memenuhi kebutuhan permintaan kantor tiap tahunnya, “Lippo Kuningan tidak hanya menawarkan lokasi yang strategis, namun juga menawarkan konsep bangunan modern yang ramah lingkungan,”katanya di Jakarta kemarin.

Dia menuturkan, investasi pembangunan gedung ini mencapai Rp 500 miliar dan saat ini permintaan tenant cukup besar dan ditargetkan hingga oktorber tenant sudah mencapai 50% dari target. Gedung Lippo Kuningan sendiri menempati lahan seluas 5.956 m2 dengan tinggi 28 lantai. Saat ini, gedung yang sudah dibangun sejak awal kuartal pertama tahun lalu memasuki prosesi topping off. Untuk operasionalnya, Lippo Kuningan akan dikelola oleh Coldwell Banker.

Sementara Vice President Office Service Coldwell Banker Commercial, Laura Gumulya mengatakan, sewa gedung ini dibandrol sebesar Rp 250 ribu permeter, “Biaya tersebut diluar full service,”tuturnya.

Dia juga menambahkan, Lippo Kuningan juga memiliki ballroom yang diperuntukkan untuk pertemuan. Harga yang ditawarkan, lanjutnya diyakini lebih murah ketimbang sewa ballroom di hotel.

Sebagai informasi, hasil riset Coldwell Banker mengungkapkan, permintaam akan ruang sewa kantor tiap tahunnya meningkat sebesar 14% dan sepanjang tahun ini diperkirakan dibutuhkan 6,9 juta meter ruang kantor sewa. Sampai akhir kuartal pertama 2013, ruang kantor sewa yang tersisa hanya 2% dari total keseluruhan. Karena itu, kondisi ini menjadi peluang pasar bagi industri properti untuk menggenjot ruang perkantoran seperti Lippo Kuningan. (bani)

BERITA TERKAIT

Dian Swastika Bangun PLTU di Kalteng - Tingkatkan Rasio Elektrifikasi

NERACA Gunung Mas, Kalteng - PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) di bawah naungan grup Sinarmas membangun pembangkit listrik tenaga…

Bangun Infrastruktur SID Butuh Rp650 miliar

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan biaya untuk investasi pembangunan infrastruktur Sistem Informasi Debitur atau…

Bank Banten Luncurkan 'Kredit Usaha Bangun Banten'

Bank Banten Luncurkan 'Kredit Usaha Bangun Banten' NERACA Serang - Bank Pembangunan Daerah Banten (Bank Banten) selaku Bank milik pemerintah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Hary Tanoe Terima Gelar Kehormatan Sulsel

NERACA Makassar - Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo menerima gelar warga kehormatan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diberikan…

BEI Suspensi Perdagangan Saham Malacca

Setelah masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), berikutnya perdagangan saham PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) dihentikan…

Panorama Bikin Anak Usaha Mitra Global

Menggeliatnya bisnis pariwisata saat ini memacu PT Panorama Sentrawisata Tbk (PANR) untuk lebih agresif mengembangkan bisnisnya. Teranyar, perseroan membentuk anak…