LA City Topang Kebutuhan Hunian di Jakarta Selatan

Jumat, 10/05/2013

NERACA

Jakarta – Pengembang LA City Apartment berharap proyek tersebut bisa menjadi ikon baru bagi hunian jangkung di kawasan selatan Jakarta. Hal itu ditopang keberadaan proyek tiga menara apartemen yang dikembangkan oleh PT Spekta Properti Indonesia di wilayah Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

“Ditinjau dari aspek lokasinya, proyek properti LA City Apartment bisa menjadi penopang kebutuhan hunian bagi pelaku bisnis yang beraktivitas di area pusat bisnis di kawasan TB Simatupang dan juga dekat dengan pusat bisnis di Kota Depok. Apalagi, di lokasi LA City Apartment juga sudah dilengkapi prasarana dan sarana transportasi publik sehingga layak untuk menjadi pilihan cerdas untuk hunian vertikal,” papar Direktur Marketing PT Spekta Properti Indonesia, Guntar Somawidjaja saat ditemui wartawan di sela perhelatan REI Expo 2013 di Jakarta Convention Center, Kamis (9/5).

Tak pelak, kata Guntar, dengan lokasi yang strategis itu membuat proyek properti ini layak untuk menjadi incaran bagi calon konsumen baik kalangan end user maupun mereka yang berkeinginan untuk berinvestasi di properti. “Harga yang kami tawarkan relatif terjangkau yakni di kisaran Rp200 juta. Jadi wajar jika saat ini properti kami sudah laku terjual sebanyak 50 persen,” tuturnya.

Sesuai rencana, proyek hunian jangkung yang dibangun di area seluas 1,5 hektare ini menyediakan 998 unit yang dibangun di 24 lantai pada tiga menara apartemen. “Selama REI Expo 2013 yang digelar hingga Minggu (12/5) ini kami menawarkan kemudahan proses one day approved kredit pemilikan apartemen (KPA) serta diskon harga yang menggiurkan,” ucap Guntar.

Kesiapan Pembangunan

Geliat pembangunan properti apartemen ini sudah mulai terlihat dengan berdirinya tower crane di tapak proyek. Hal itu seiring dengan diterbitkannya berbagai izin prinsip dari Pemprov DKI Jakarta terkait proyek properti tersebut, antara lain Surat Izin Peruntukan dan Penggunaan Tanah (SIPPT) Nomor 277/-1.771.534 dan Surat Izin Pelaku Teknis Bangunan (SIPTB) Nomor 0984/P/LAK-A/DPPB/-1/2012.

“Kami sudah menyiapkan land development untuk pengerjaan pondasi seiring sudah disetujuinya kajian teknis proyek dalam sidang Tim Penasihat Konstruksi Bangunan (TPKB) dan Tim Penasihat Instalasi Bangunan (TPIB),” imbuh Direktur Teknik PT Spekta Properti Indonesia, Ahsanul Haq.

Agaknya, pengembang hunian jangkung ini tidak ingin bersikap setengah hati dalam menerapkan konsep pembangunan properti ramah lingkungan. Hal ini terbukti dari disiapkannya waduk (retention pond) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sekaligus pengendali air permukaan di kawasan tersebut. “Keteraturan dan keseimbangan drainase makro kota juga ikut menjadi fokus perhatian. Buktinya, kami melakukan perbaikan saluran air sekunder hingga menuju sungai Ciliwung,” ujarnya.

Hal itu seiring hasil kajian tim teknis Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi DKI Jakarta yang menganjurkan agar pengembang LA City melakukan perbaikan sarana prioritas dalam pengolahan air lingkungan. “Pertimbangannya karena di kawasan Lenteng Agung banyak catchment area (area genangan) air. Ini juga disinergikan dengan program Pemerintah Kota Jakarta Selatan dalam perbaikan saluran kota,” urai Ahsanul.

Dari aspek ekologis, pengembang LA City Apartment juga ingin ikut berkontribusi dalam melestarikan botani khas Jakarta dengan menanam tanaman spesifik asal Jakarta. “Pelestarian tanaman khas Jakarta ini melengkapi konsep Herritage Park yang didirikan di area seluas 5 ribu m2 sebagai pengembangan konsep green building,” kata Ahsanul.