Usaha Toko Perlengkapan Bayi Cukup Menggiurkan

Agar usaha toko perlengkapan bayi dapat bersaing, dapatkan semua produk perlengkapan bayi dari suplier penyedia perlengkapan bayi. Tanpa itu, produk-produk yang Anda tawarkan tak akan mampu bersaing.

NERACA

Tingginya angka kelahiran, disikapi berbagai kalangan secara berbeda. Bagi pemerintah, tingginya angka kelahiran tersebut akan menjadi masalah dan perlu diperhatikan secara serius. Makanya, mereka gencar mengkampanyekan program Keluarga Berencana (KB,) yang cukup dengan dua anak saja.

Berbeda dengan pemerintah, masyarakat juga punya persepsi tersendiri mengenai tingginya angka kelahiran. Apalagi bagi sebagian masyarakat yang memiliki jiwa pengusaha, tentu kondisi itu akan menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan. Pundi-pundi uang pun akan mengalir seiring mereka jeli melihat peluang tersebut.

Ya, mereka yang memiliki jiwa pebisnis, kondisi tersebut bisa dijadikan peluang usaha penjualan perlengkapan bayi. Mulai dari troli, baby walker, hingga pakaian dan lain sebagainya yang biasa dibutuhkan bayi. Seperti Eno misalnya, ide membuka usaha perlengkapan bayi tersebut kini sukses dijalaninya.

Padahal, pada awalnya usaha itu tak pernah sedikit pun terbersit di kepala Eno, adalah Kurniawan, suami Eno yang mempunyai ide tersebut kala mengantar istrinya yang suatu saat memeriksakan kandungannya di sebuah bidan di bilangan Jakarta Barat.

“Suami saya memang ada-ada saja, apa pun bisa dia jadikan ide bisnis, kata dia ibu hamil banyak juga yah kenapa kita tidak buka usaha perlengkapan bayi saja, dan benar saja, setelah anak saya lahir dia membuka usaha tersebut, dan hasilnya cukup lumayan,” jelas Eno.

Toko perlengkapan kecil miliknya kini menjual segala perlengkapan bayi dengan lengkap. Karena banyak konsumen yang tidak ingin direpotkan untuk memenuhi keperluan bayi mereka. Apalagi bagi penduduk kota besar macam Jakarta, dimana kehidupan masyarakatnya sangat dinamis dan ingin pola kerja yang serba instan.

Kalau sudah begitu, mereka tak perlu jauh-jauh mendapatkan produk yang mereka inginkan. Karena toko peralatan bayi lebih dekat dari ruamh mereka ketimbang mereka membelinya ke pasar atau ke supermarket.

“Keberadaan kami (toko penjual peralatan bayi) justru sangat membantu para orangtua, jadi mereka tidak perlu jauh-jauh memperoleh barang-barang yang mereka butuhkan untuk bayi mereka, keluar rumah sedikit sudah sampai,” jelas dia.

Eno menyatakan, awal mula dia membuka usaha tersebut dengan skala sederhana, peralatan yang gtersedia juga tak selengkap saat ini. Kala itu, dia menghabiskan dana sebesar Rp20 juta, dana itu belum termasuk untuk biaya sewa tempat. “Untung kita tidak mengeluarkan uang untuk menyewa tempat, jadi dana dari suami bisa pakai untuk membeli segala peralatan, itu pun masih jauh dari kata lengkap,” sebut dia.

Bekerjasama dengan Suplier

Sesuai namanya, toko perlengkapan bayi biasanya menyediakan segala keperluan bayi tanpa terkecuali sehingga orang tua bayi dapat mencari perlengkapan bayi yang dibutuhkan di satu toko saja.

Nah, jika anda serius ingin menjual segala perlengkapan bayi maka Anda harus siap bekerjasama dengan suplier. Pasalnya, tanpa itu barang yang Anda jual akan sangat sulit bersaing dengan produk-produk yang ditawarkan di supermarket.

Untuk mendapatkann suplier bagi peralatan bayi yang anda jual, Anda bisa menghubungi jasa suplier toko perlengkapan bayi yang berada di kota anda. Dengan begitu Anda bisa jual perlengkapan bayi dengan lengkap.

Kalau sudah begitu, tata perlengkapan bayi yang Anda jual dengan rapi dan sesuai jenis atau modelnya. Jangan lupa memberi label nama dan harga saat jual perlengkapan bayi sehingga para orang tua tidak ragu-ragu memilih dan membeli barang-barang perlengkapan bayi tersebut.

BERITA TERKAIT

Lembaga SRO Gelontorkan Dana Rp 75 Miliar - Bentuk Anak Usaha di Bidang IT

NERACA Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia…

Bupati Sukabumi Minta Pelaku UMKM Terus Kembangkan Usaha

Bupati Sukabumi Minta Pelaku UMKM Terus Kembangkan Usaha NERACA Sukabumi - Bupati Sukabumi Marwan Hamami meminta pelaku Usaha Kecil Menengah…

Kemenkop dan UKM Kembangkan Pola Kemitraan UKM dan Usaha Besar

Kemenkop dan UKM Kembangkan Pola Kemitraan UKM dan Usaha Besar NERACA Kuningan - Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Masih Booming, Sruput Untung Usaha Thai Tea

Demam minuman teh ala Thailand alias thai tea ternyata masih berlanjut. Pasar minuman asal negeri Gajah Putih tersebut ternyata masih…

Cara Pintar dalam Berbisnis

  Setiap orang telah mendengar peringatan "bekerja lebih cerdas, tidak lebih keras," dan itu sebenarnya nasihat bijak. Etika kerja yang…

Rest Area Tempat Potensial Untuk Usaha Kuliner

Pelaku usaha gerai makanan dan minuman lokal saat ini mulai melirik potensi tempat peristirahatan (rest area). PT Pendekar Bodoh, misalnya,…