Harga Emas Turun, Investor Kecewa

Bagi sebagian orang turunnya harga emas menjadi keuntungan tersendiri untuk berinvestasi. Namun berbeda bagi kalangan investor dengan harga emas batangan terus turun menimbulkan kekhawatiran bagi mereka. Banyak investor kecewa karena investasinya tidak sesuai ekspektasi.

\"Kalau lagi turun begini buat para investor mereka khususnya banyak yang kecewa karena ekspektasi mereka emas harganya selalu naik ternyata akhir-akhir ini turun dan mereka kena floating lost,\" ungkap Kepala Divisi Research dan Development PT Bursa Berjangka Jakarta Lie Ricky Ferlianto.

Untuk itu, ada dua cara yang dilakukan investor saat ini yaitu menahan emas mereka dan melepas agar tidak menanggung biaya kerugian yang besarnya beragam hingga 5% (floating lost). Untuk calon investor, Lie mengungkapkan mereka akan menunggu pergerakan harga emas yang pas.

\"Mereka akan menahan dan yang belum masuk mereka akan menunggu kapan harga mencapai buttom baru, kemudiian dia akan masuk dengan beli dengan harga rendah. Tetapi secara garis besar pengaruhnya emas itu ga akan banyak dilepas dan orang tetap akan pegang emas itu, dan saya lihat ga akan banyak berkurang. Yang berkurang ini spekulan dan ada investor jangka panjang,\" tuturnya.

Sementara itu dampak penurunan harga emas untuk bursa berjangka Jakarta sendiri turut mempengaruhi volume trading khususnya pada produk multilateral. \"Kita mempunyai 2 produk ya satu produk yang bilateral dan satu lagi produk yang multilateral. Yang bilateral itu mengacu harga di London sedangkan multirateral yang disini. Saat ini harga emas sedang turun dan secara volume trading memang turun,\" imbuhnya.

Ia pun berspekulasi, harga emas kemungkinan besar masih akan turun. Padahal seharusnya harga emas bisa naik karena konflik yang terjadi di Semenanjung Korea.Sebenarnya dengan ketegangan yang ada di Semannjung Korea seharusnya bisa naik lagi. Karena kan sifatnya safe heaven. \"Jadi kalau ada masalah politik jadi cendrung lari ke emas. Kalau aman mereka tinggalkan emas itu dan mengalihkan ke saham-saham. Jadi harga emas turun masih berkepanjangan. Jadi mesti dilihat dan agak susah memprediksinya. Kalau secara perekonomian dengan Amerika stabil akan menekan emas,\" cetusnya.

Kita harapkan harga emas akan kembali stabil walaupun untuk investasi emas skarang ini mengalami keuntungan, karena dengan harga emas yang murah masyarakat akan membeli lalu akan menyinpan emasnya dan menunggu harga emas naik masyarakat akan menjualnya lagi, ini kan menjadi momen yang sangat baik, dan akan mengambil keuntungan yang berlipat-lipat ketika harga emas kembali naik.

BERITA TERKAIT

Kapitalisasi Pasar Turun Jadi Rp6,5 Triliun - IHSG Sepekan Terkoreksi 4,83%

NERACA Jakarta - Di bayangi sentimen krisis Turki, laju indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama…

Dana Investor Lokal Capai Rp 386 Triliun

PT Bura Efek Indonesia (BEI) mencatat, dana investor lokal di pasar modal di semester I tahun 2018 mencapai Rp386 triliun…

Investor Saham di Sulsel Capai 12.500 Orang

NERACA Makassar - Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat jumlah investor pasar modal di…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…