Pefindo Revisi Rating Intraco Penta Jadi A-

Perusahaan tambang PT Intraco Penta Tbk (INTA) turun peringkat dari A menjadi A- setelah PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) merevisi menjadi stabil. Informasi tersebut disampaikan Pefindo dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/5).

Analis Pefindo, Yogie Perdana mengatakan, perubahan atas peringkat perusahaan terutama disebabkan oleh penambahan hutang baru secara signifikan lebih tinggi dari yang diproyeksikan.

Selain itu, menurunnya pendapatan perusahaan yang mengakibatkan melemahnya perlindungan atas arus kas. Bisnis perusahaan ikut terganggu akibat menurunnya harga komoditas terutama batu bara pada 2012 yang berdampak signifikan pada penurunan investasi modal oleh produsen pertambangan.

Peringkat mencerminkan posisi pasar PT Intraco Penta Tbk yang kuat di segmen articulated dumped truck (ADT), segmen bisnis yang terintegrasi, dan prospek usaha yang masih baik dalam jangka menengah hingga jangka panjang. Namun, peringkat dibatasi oleh struktur permodalan perusahaan yang lebih agresif dan melemahnya perlindungan arus kas perusahaan, tingginya resiko yang dihadapi perusahaan dari bisnis pembiayaan dan volatilitas terhadap harga batu bara.

Hingga kuartal pertama 2012, penjualan alat berat Intraco Penta dan suku cadangnya menyumbang 86,5% dari total pendapatan, diikuti oleh sewa 4,1%, pemeliharaan alat berat sebesar 3,9%, dan lainnya termasuk pembiayaan dan manufaktur sebesar 5,4%. Pada 31 Maret 2013, pemegang saham mayoritas Intraco Penta adalah Westwood Finance Inc dengan kepemilikan 27,1% dan Pristine International Pte Ltd Singapura sebesar 18,6%. (bani)

BERITA TERKAIT

S&P Revisi Outlook Modernland Jadi Negatif

NERACA Jakarat – Meskipun mencatat perolehan laba bersih pada semester I-2018 meningkat 31,11% menjadi sebesar Rp 181,48 miliar, namun hal…

ANRI: Perlu Revisi Aturan Dokumen Perusahaan

ANRI: Perlu Revisi Aturan Dokumen Perusahaan NERACA Jakarta - Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menyatakan memasuki era digital seperti saat…

Moodys Beri Rating B2 Obligasi Global Intiland

NERACA Jakarta —Meskipun pencapaian kinerja keuangan PT Intiland Development Tbk (DILD) di paruh pertama tahun ini tumbuh positif, namun Moody's…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dihantui Volatile IHSG - BEI Masih Optimis Target IPO Melebihi Target

NERACA Jakarta – Di sisa paruh kedua tahun ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih optimis target perusahaan yang akan…

Pefindo Catatkan Penundaan Obligasi Rp 20 Triliun

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan kebijakan kenaikan suku bunga acuan bank Indonesia (BI) 7 Day Repo Rate yang telah mencapai 5.5%,…

Stock Split MNC Kapital Disetujui Investor

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT MNC Kapital Indonesia Tbk (MNC Financial Services), pemegang saham menyetujui…