Paket Hilang via Tiki

Pada 10 Juni 2011 saya mengirim paket sebanyak 3,5 kg berisi baju (no resi 020107209350 dan 020107209351) dari Tiki Pluit ke Kota Wisata Cibubur via pengiriman reguler.

Paket saya dijanjikan akan sampai ke alamat tujuan paling lambat tanggal 13 Juni 2011. Namun pada 14 Juni 2011 pk. 19.00 paket saya tak kunjung tiba.

Saya cek ke Tiki Pluit, kata mereka paket saya sudah dikirim via Tiki Pemuda ke Tiki Bogor karena daerah Kota Wisata Cibubur sudah merupakan wilayah Bogor. Saya diberikan alamat beserta no telpon Tiki Bogor.

Pada 15 Juni 2011 jam 9.00 pagi, saya telpon ke Tiki Pemuda yang dijawab bahwa paket saya tersebut sudah dikirim ke Tiki Bogor per 10 Juni 2011 estimasi pada 11 Juni 2011 sudah diterima oleh Tiki Bogor. Tapi menurut Tiki Bogor paket saya statusnya blank alias tidak pernah sampai ke Tiki Bogor.

Saya disuruh menelepon ke CS Tiki di Raden Saleh. Pada 15 Juni 2011 jam 10.00 saya telpon ke CS Tiki di Raden Saleh dan ternyata paket saya tidak diketahui keberadaannya dan sedang diinvestigasi. Mereka berjanji akan memberikan kabar via telpon jam 15.00. Namun tidajk ada telpon yang masuk.

Kemudian saya berinisiatif untuk menelpon, dan tetap paket saya tidak diketahui keberadaannya. Inikah pelayanan yang diberikan oleh Tiki kepada nasabah yang telah mempercayakan pengiriman barang ke Tiki? Sampai dengan 21 Juni 2011, keberadaan paket saya masih juga tidak diketahui berada dimana?

Fenny Harsono, Jakarta

Email: fenny17harsono@yahoo.com

BERITA TERKAIT

PAKET ONLINE GASPOL INDOSAT

kiri ke kanan. DH Bank, Financial Svc. & Online Channel of Indosat Ooredoo Umi Suryani, Head of Region Jabodetabek of…

Paket Waralaba Minuman Kekinian Viral HIY THAI TEA Modal Rp4 Jutaan

Paket Waralaba Minuman Kekinian Viral HIY THAI TEA Modal Rp4 Jutaan NERACA Jakarta - Beberapa tahun ke belakang ini masyarakat…

Efektivitas 16 Paket Deregulasi, Menunggu Godot?

Oleh: Pril Huseno Menarik investasi asing (FDI) ke dalam negeri memang bukan perkara mudah. Apalagi di tengah iklim ketidakpastian global…

BERITA LAINNYA DI OPINI

Super Mahal untuk Melayani Mimpi

  Oleh: Gigin Praginanto, Antropolog Ekonomi-Politik Bank-bank yang menggelontorkan puluhan bahkan ratusan trilliun rupiah untuk proyek infrastruktur sekarang tentu sedang…

Golput Sebuah Kerugian untuk Diri Sendiri

  Oleh : Mega Pratiwi, Mahasiswa FH Unbraw Jawa Timur               Golput alias golongan putih adalah mereka yang memiliki…

Menakar Nasib Petani Sebagai Kunci Kedaulatan Pangan

Oleh: Pril Huseno Salah satu tujuan dari pembangunan pertanian di Indonesia adalah menjadikan dunia pertanian sebagai sentra produksi pangan bagi…