Lippo Grup Investasi Dana Sebesar Rp 500 Miliar - Bangun Lippo Kuningan

NERACA

Jakarta – Menjawab permintaan kantor di Jakarta yang terus meningkat seiring dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, perusahaan properti PT Mitra Wijaya Wisesa bersama Grup Lippo menghadirkan Lippo Kuningan sebuah gedung perkantoran di kawasan Kuningan.

Direktur Utama PT Mitra Wijaya Wisesa, Efrijanto Salim mengatakan, kehadiran Lippo Kuningan akan memenuhi kebutuhan permintaan kantor tiap tahunnya, “Lippo Kuningan tidak hanya menawarkan lokasi yang strategis, namun juga menawarkan konsep bangunan modern yang ramah lingkungan,”katanya di Jakarta, Selasa (7/5).

Dia menuturkan, investasi pembangunan gedung ini mencapai Rp 500 miliar dan saat ini permintaan tenant cukup besar dan ditargetkan hingga Oktober tenant sudah mencapai 50% dari target. Gedung Lippo Kuningan sendiri menempati lahan seluas 5.956 m2 dengan tinggi 28 lantai. Saat ini, gedung yang sudah dibangun sejak awal kuartal pertama tahun lalu memasuki prosesi topping off. Untuk operasionalnya, Lippo Kuningan akan dikelola oleh Coldwell Banker.

Sementara Vice President Office Service Coldwell Banker Commercial, Laura Gumulya mengatakan, sewa gedung ini dibandrol sebesar Rp 250 ribu permeter, “Biaya tersebut diluar full service,”tuturnya.

Dia juga menambahkan, Lippo Kuningan juga memiliki ballroom yang diperuntukkan untuk pertemuan. Harga yang ditawarkan, lanjutnya diyakini lebih murah ketimbang sewa ballroom di hotel.

Sebagai informasi, hasil riset Coldwell Banker mengungkapkan, permintaam akan ruang sewa kantor tiap tahunnya meningkat sebesar 14% dan sepanjang tahun ini diperkirakan dibutuhkan 6,9 juta meter ruang kantor sewa. Sampai akhir kuartal pertama 2013, ruang kantor sewa yang tersisa hanya 2% dari total keseluruhan. Karena itu, kondisi ini menjadi peluang pasar bagi industri properti untuk menggenjot ruang perkantoran seperti Lippo Kuningan. (bani)

BERITA TERKAIT

Rampungkan Rights Issue - Glencore Akuisisi Saham CITA Rp 1,19 Triliun

NERACA Jakarta – Di tengah melorotnya indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) seiring dengan sentien virus…

Bentuk Manajemen Baru - Saham AISA Dipastikan Tidak Didelisting

NERACA Jakarta – Resmi terbentuknya manajemen baru pasca tersandung masalah hukum hingga berujung suspensi saham yang berkepanjangan, kini manajemen PT…

Gelar Rights Issue - Bank Banten Bidik Dana di Pasar Rp 1,2 Triliun

NERACA Jakarta – Masih negatifnya kinerja keuangan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS), tidak menyurutkan rencana aksi korporasi perseroan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Mudahkan Pengembang Cari Modal - DPD REI DKI Targetkan Lima Anggotanya IPO

NERACA Jakarta –Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal, Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta mengajak anggotanya yang merupakan perusahaan pengembang…

Ketatnya Kompetisi Pasar Mobil - Pendapatan Astra Internasional Terkoreksi Tipis 1%

NERACA Jakarta – Tahun 2019 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi bisnis PT Astra Internasional Tbk (ASII). Pasalnya, sentimen melorotnya…

IHSG Merana Karena Corona - BEI Cermati Pasar Hingga Protokol Krisis

NERACA Jakarta – Tren penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak Senin awal pekan kemarin sebagai respon sentimen negatif virus…