Program Car Free Day Jadi Ajang Penyuluhan

Peringatan Hari BIdan Sedunia

Sabtu, 11/05/2013

Peringatan Hari Bidan Sedunia yang dirayakan pada Sabtu, 4 Mei lalu diikuti lebih dari 3.000 bidan, mereka melakukan gerakan damai di wilayah Sudirman, Jakarta, Minggu, 5 Mei 2013. Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

"Selain meningkatkan kesadaran, para bidan yang berpartisipasi dalam pawai selama car free day juga akan memberikan konsultasi gratis bagi ibu hamil, mengukur tekanan darah, menimbang berat badan, serta memberikan pendidikan dan konseling KB," ujar Ketua Pengurus Pusat Ikatan Bidan Indonesia (IBI), dr. Emi Nurjasmini M,Kes.

Gerakan damai ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran tentang masalah kematian ibu dan bayi yang sebenarnya dapat dicegah. Seperti diketahui, menurut data terakhir dari UNFPA dan WHO, Indonesia masih menduduki peringkat tertinggi dalam jumlah kematian ibu dan bayi baru lahir di Asia.

Kematian ibu saat melahirkan masih tinggi, ini yang membuat para bidan sanggat di perlukan agar penanganan dapat teratasi dengan benar. “Selama ini kan masyarakat kurang memahami disaat hamil apa saja yang tidak boleh dilakukan disaat hamil,” tuturnya.

Menurut Emi, dalam hal ini, bahwa bidan memiliki peranan penting karena merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat terutama dalam menyelamatkan ibu dan bayi. "Tugas pokok semua bidan adalah untuk penyelamatan ibu dan bayi. Namun kini tugas bidan bukan hanya untuk persalinan tetapi juga menggerakkan potensi masyarakat," tambahnya.