Bangun 3 Proyek Monorel Rp12 Triliun

NERACA

Madiun - Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan dana untuk membangun tiga proyek monorel guna sarana transportasi di wilayah Jabodetabek, Bandara Soekarno-Hatta Banten dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, mencapai Rp12 trilun.

\"Monorel yang akan dioperasikan di wilayah Jabodetabek membutuhkan dana sebesar Rp7 triliun, sedangkan untuk monorel rute Bandara Soekarno-Hatta dan monorel peti kemas di Tanjung Perak, Surabaya membutuhkan dana masing-masing sebesar Rp2,5 triliun,\" ujar Dahlan di Madiun, Jawa Timur, Senin (6/5).

Adapun dana tersebut berasal dari konsorsium BUMN yang terdiri dari PT Adhi Karya, PT INKA, PT Jasa Marga, PT LEN Industri, PT Telkom, dan PT Angkasa Pura 2. Menurut dia, setelah contohnya resmi diluncurkan, PT INKA siap memproduksi massal monorel tersebut untuk umum. Pihaknya menjamin untuk monorel rute Bandara Soekarno-Hatta akan bisa dioperasikan dalam waktu 18 bulan atau tahun 2015 setelah nota kesepahaman dilakukan.

\"Sedangkan monorel wilayah Jabodetabek masih memerlukan perizinan dari instansi-instansi pemerintah yang terkait,\" kata Dahlan. Dia menjelaskan, transportasi monorel sengaja dipilih sebagai sebuah solusi terhadap masalah kemacetan yang semakin parah di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

\"Demikian juga, dengan diresmikannya monorel non-penumpang untuk angkutan kontainer diharapkan akan mengurangi penumpukan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya,\" tandasnya.

Selain itu, lanjut Dahlan, monorel sengaja dipilih karena biayanya yang sangat murah jika dibandingkan dengan sistem transportasi lain. “Monorel juga tidak memakan lahan, karena lahannya di atas. Dan juga tergolong murah karena ukurannya dua kali lebih besar dibandingkan monorel di Kualalumpur, Malaysia dengan kapasitas tiap gerbongnya mencapai 200 orang,\" papar Dahlan.[ardi]

BERITA TERKAIT

Pemerintah Hentikan Proyek Konstruksi Layang - PERLU EVALUASI TOTAL PROYEK INFRASTRUKTUR

Jakarta-Pemerintah akhirnya menghentikan sementara semua pekerjaan infrastruktur kontruksi layang (elevated) baik jalan tol, proyek LRT maupun jembatan di seluruh Indonesia.…

DPR: Proses Hukum Kecelakaan Proyek Infrastruktur

DPR: Proses Hukum Kecelakaan Proyek Infrastruktur NERACA Jakarta - Ketua DPR Bambang Soesatyo meminta aparat Kepolisian memproses secara hukum kelalaian…

Proyek Kereta Cepat Membengkak US$83 juta

      NERACA   Jakarta - Nilai investasi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung naik sebesar 83 juta dolar AS karena…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

BI : Siklus Krisis Ekonomi 10 Tahunan Tak Relevan

      NERACA   Jakarta - Pernyataan bahwa siklus krisis ekonomi di Indonesia akan terjadi setiap 10 tahun sekali…

Jepang Tertarik Bangun MRT Di Jakarta

      NERACA   Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan kerja ke Tokyo, Jepang…

Empat Provinsi Siaga Karhutla

      NERACA   Jakarta - Sebanyak empat provinsi, yaitu Sumatra Selatan (Sumsel), Riau, Kalimantan Barat (Kalbar), dan Kalimantan…