Perkuat Modal, Malindo Terbitkan Rights Issue

NERACA

Jakarta – Dalam rangka memperkuat modal untuk mendanai ekspansi bisnisnya,perusahaan pakan ternak PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN) akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) sebanyak-banyaknya 10% atau 169,50 juta saham dalam jangka waktu dua tahun.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (6/5). Nantinya, dana hasil penambahan modal tanpa HMETD ini akan digunakan untuk pengembangan usaha dan peningkatan modal kerja perseroan.

Perseroan juga menyebutkan langkah penambahan modal tanpa HMETD ini dilakukan untuk memperbaiki struktur permodalan sehingga dapat mengembangkan usaha dan modal kerja. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Untuk melakukan aksi korporasi ini, perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 5 Juni 2013. Adapun pemegang saham perseroan sebelum penambahan modal tanpa HMETD ini antara lain Dragon Almity Ltd sebesar 59,10% dan masyarakat sebesar 40,90%.

Pada perdagangan saham awal pekan kemarin, (6/5) pukul 14.25 WIB, saham MAIN naik 1,83% ke level Rp2.775 per saham. Sebagai informasi, tahun ini perseroan mulai memproduksi makanan olahan seperti chicken nugget dan sosis. Malindo merambah bisnis makanan karena melihat potensi pertumbuhan konsumsi makanan berbasis daging ayam di Indonesia cenderung meningkat setiap tahun.

Sekretaris Perusahaan Malindo Rudy Hartono pernah bilang, divisi makanan olahan beroperasi awal tahun ini. Malindo mengusung merek Sunny Gold untuk makanan olahannya. Malindo membangun pabrik makanan olahan di Cikarang, Bekasi, tahun 2011. Untuk menjalankan bisnis baru ini, Malindo membentuk anak usaha yaitu PT Malindo Food Delight. Pengembangan Malindo Food Delight dan pembangunan pabrik baru ini menelan investasi Rp 110 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemegang Saham Serap Rights Issue MDKA - Bidik Dana di Pasar Rp 1,33 Triliun

NERACA Jakarta - Aksi korporasi yang dilakukan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berupa penerbitan saham baru (rights issue) dengan…

Bank SulutGo Ajukan Izin Terbitkan Kartu Debit

  NERACA   Manado - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengajukan permohonan izin kepada Bank…

Trimegah Perkuat Modal Lewat Penerbitan MTN - Geliat Transaksi di Pasar Modal

NERACA Jakarta –Kendati kondisi pasar saham tengah mengalami fluktuatif, namun likuiditas di pasar modal terus tumbuh seiring dengam pertumbuhan investor…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Profil Keuangan Dinilai Stabil - Moody’s Naikkan Peringkat XL Axiata

NERACA Jakarta – Meski pencapaian kinerja keuangan di kuartal pertama 2018 tidak terlalu positif dengan laba bersih terkoreksi 63% dari…

Laba Bersih BULL Melesat Tajam 109,72%

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2018, PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 109,72% menjadi…

Indo Straits Incar Pendapatan US$ 20,91 Juta

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Indo Straits Tbk (PTIS) menargetkan total pendapatan sebesar US$ 20,91 juta. Operations Director PT…