BCA Bagikan Dividen Sebesar Rp 2,81 Triliun

NERACA

Jakarta – Berkah mencatatkan kinerja keuangan yang positif, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berencana membagikan dividen Rp114,50 per saham. Pembagian dividen tersebut sebesar 24% dari laba bersih tahun buku 2012 yakni Rp2,81 trilun.

Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaadmadja mengatakan, hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) menyepakati untuk membagikan dividen untuk tahun buku 2012 sebesar Rp114,50 per saham, “Kita bagikan dividen Rp114,50. Itu setara 24% dari laba bersih perseroan,”katanya di Jakarta, Senin (6/5).

Selain itu, lanjutnya, RUPST juga telah memberikan persetujuan kepada Direksi, jika keadaan keuangan perseroan memungkinkan, untuk menetapkan dan membayar dividen interim untuk tahun buku 2013 kepada pemegang saham yang akan dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Disamping itu, dalam RUPST para pemegang saham juga telah memberikan persetujuan atas laporan tahunan termasuk laporan keuangan perseroan serta penggunaan laba perseroan selama 2012.

Sebagai informasi, tahun 2012 perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp11,72 triliun atau tumbuh 8,3% dibanding 2011 sebesar Rp10,82 triliun. Meningkatnya perolehan laba tersebut diperoleh dari pendapatan bunga kredit, di mana pertumbuhan sektor kredit juga menunjukkan pertumbuhan yang cukup tinggi.

Sementara kompetitornya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bagikan dividen kepada pemegang saham lebih besar dengan nilai Rp4,65 triliun atau 30% dari laba perseroan tahun 2012 sebesar Rp15,5 triliun.

Direktur Keuangan PT Bank Mandiri Tbk, Pahala N. Mansury pernah bilang, hasil keputusan rapat umum pemegang saham tahunan memutuskan membagikan dividen sebesar 30% dari tahun buku Desember 2012, “Rencananya, dividen akan dibagikan pada bulan Mei 2013 sebesar Rp199,85 per saham,”ujarnya.

Tahun 2012, Bank Mandiri berhasil membukukan laba tumbuh 26,6% menjadi Rp 15,5 triliun. Disebutkan, kenaikan laba ini ditunjang oleh pertumbuhan kredit dan fee based income yang mencapai Rp 12,2 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Geliatkan Transaksi Pasar ETF - BEI Berikan Insentif Hapus Biaya Transaksi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan pasar exchange traded fund (ETF), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus berbenah melakukan pembangunan infrastruktur,…

Pertebal Likuiditas - Adhi Karya Rencanakan Rights Issue dan PMN

NERACA Jakarta – Geliatnya pembangunan infrastruktur yang tengah di bangun pemerintah memacu PT Adhi Karya (Perseo) Tbk (ADHI) untuk mengembangkan…

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Pendapatan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia) sepanjang tahun 2019 kemarin tumbuh 3,7% menjadi Rp10,8 triliun,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Sukses Gelar IPEX ke-20 - BTN Raih Potensi Kredit Baru Rp 4,56 Triliun

Bank BTN berhasil menarik  lebih dari 200.000  pengunjung selama sepekan pameran Indonesia Properti Expotdan (IPEX) sukses membukukan nilai ijin prinsip…

Tawarkan Bunga 12% - Sky Energy Indonesia Rilis MTN Rp 300 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna mendukung ekspansi bisnisnya, PT SKY Energy Indonesia Tbk (JSKY) tengah mencari pendanaan sebesar Rp300…

Catatkan Kinerja Keuangan Anjlok - Bisnis Batubara IMTG Cetak Raport Merah

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2019 kemarin, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membukukan raport merah untuk kinerja keuangan. Pasalnya,…