Kisah Seorang Miliuner Muda - Cosmopolis

Cosmopolisberkisah mengenai satu hari dalam kehidupan miliuner muda, Eric Packer (Pattinson), yang baru saja menikah. Di hari tersebut, Eric merasa bahwa ia butuh untuk memangkas rambutnya dan harus dilakukan oleh tukang pangkas langganannya semenjak kecil yang berada di pinggiran kota Manhattan, New York, Amerika Serikat.

Walaupun telah diingatkan oleh pengawal pribadinya, Torval (Kevin Durand), bahwa Presiden Amerika Serikat sedang berkunjung ke kota tersebut sehingga menimbulkan kemacetan yang sangat panjang, Eric bersikeras bahwa dirinya harus segera memangkas rambutnya. Akhirnya, dengan ditemani oleh pasukan pengamannya serta menggunakan limusinnya yang canggih, Eric memulai perjalanannya menuju pinggiran kota Manhattan.

Perjalanan yang panjang dan lama tersebut ternyata akan mempertemukan Eric dengan banyak karakter yang secara perlahan akan mengubah hidupnya. Ia bertemu dengan wanita yang baru ia nikahi, Elise Shifrin (Sarah Gadon), yang terus menolak memenuhi hasrat seksual Eric. Konsekuensinya, dalam perjalanan tersebut, Eric kemudian berselingkuh dengan dua orang wanita.

Eric juga bertemu dengan seorang dokter, Dr Ingram (Bob Bainborough), yang menyatakan bahwa prostat Eric berbentuk asimetris serta bertemu dengan penasehat bisnisnya, Vija Kinsky (Samantha Morton), yang memberitahunya bahwa bisnisnya sedang bermasalah. Dalam perjalanan tersebut, Eric juga mengetahui bahwa usahanya mengalami kerugian yang besar akibat investasi yang salah.

Jelas adalah cukup sulit untuk menjalin ikatan emosional terhadap karakter Eric Packer maupun karakter-karakter lain yang ada di dalam jalan ceritaCosmopolis. Di sepanjang penceritaan film ini, karakter Eric Packer tidak pernah digambarkan mampu memikirkan hal lain selain mengenai dirinya sendiri, kenyamanan dirinya, keamanan dirinya, hasrat seksual dirinya hingga keuntungan finansial yang ia miliki. Dingin, tidak berjiwa dan begitu datar.

Pun begitu, perjalanan yang ia lakukan serta orang-orang yang ia temui secara perlahan mulai mengubah karakter Eric yang sekaligus mulai membuat penonton akhirnya mulai merasa peduli akan perjalanan yang ia lakukan tersebut. Di satu titik, karakter Eric Packer bahkan mampu menunjukkan rasa kesedihannya yang mendalam akibat kematian salah satu karakter yang begitu ia kagumi.

BERITA TERKAIT

BI Paparkan 4 Tantangan Generasi Muda - Gelar GenBI Leadership Camp 2017

      NERACA   Bogor – Bank Indonesia (BI) mencatat ada empat tantangan utama yang harus disikapi oleh generasi…

Pajak e-Commerce, Asas Equity, dan Kisah Graham Bell

Oleh: Andi Zulfikar, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak *) Siapa yang tidak mengenal Alexander Graham Bell? Lelaki yang lahir di Edinburgh, Skotlandia,…

Wagub Banten Ajak Generasi Muda Kembangkan Wirausaha

Wagub Banten Ajak Generasi Muda Kembangkan Wirausaha NERACA Tangerang - Wakil Guberur (Wagub) Banten Andika Hazrumy mengajak generasi muda di…

BERITA LAINNYA DI RESENSI FILM

Love The Coopers: Kejutan untuk Klan Cooper

Film komedi barat berjudul “Love The Coopers” ini merupakan film yang berceritakan mengenai empat generasi dari klan Cooper yang datang…

Wujudkan Impian dengan Zikir 99 Asmaul Husna

Menurut etimologi,  Asmaul Husna berasal dari kata Al Asma dan Al Husna, yang artinya nama-nama yang indah. Secara istilah Asmaul…

Pride and Prejudice and Zombies

Pride and Prejudice and Zombies adalah salah satu film horor arahan arahan sutradara Burr Steers yang rilis di awal tahun…