Danai Capex, Smartfren Raih Pinjaman US$ 90 Juta

PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) menandatangani perjanjian kredit dengan First Anglo Financial Pte Ltd. Perjanjian ini dilakukan dengan pemberian fasilitas pinjaman sebesar US$90 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Sekretaris Perusahaan FREN, James Wewengkang mengatakan, fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembayaran utang perseroan dan utang anak usaha perseroan,”Selain itu, pinjaman tersebut juga akan digunakan untuk tambahan modal kerja yaitu untuk pembayaran kegiatan operasional, seperti biaya iklan, biaya gaji karyawan dan biaya operasional lainnya,”ujarnya.

Perjanjian kredit tersebut merupakan fasilitas pinjaman yang dijamin dengan corporate guarantee dari pemegang saham utama Perseroan yaitu PT Wahana Inti Nusantara. Adapun jangka waktu yang diberikan adalah 24 bulan. Sekadar informasi, First Anglo Financial Pte Ltd perusahaan yang bergerak di bidang keuangan dan berkedudukan di Singapura. (bani)

BERITA TERKAIT

Samindo Anggarkan Capex US$ 13,8 Juta

NERACA Jakrta - Tahun depan, PT Samindo Resources Tbk (MYOH) perusahaan penyedia jasa pertambangan batu mengalokasikan capex sebesar US$ 13,8…

DSSA Kantungi Pinjaman US$ 40 Juta

Awal pekan kemarin, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (persero). Plafon…

Proyeksi Kebutuhan Gula Industri 3,6 Juta Ton di 2018

NERACA Jakarta - Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Panggah Susanto memperkirakan konsumsi gula mentah untuk kebutuhan industri mencapai 3,6 juta…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Desa Nabung Saham Hadir di Monokwari

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mencanangkan "Desa Nabung Saham" di wilayah Kabupaten Manokwari, Papua Barat,”Desa Nabung Saham akan dibentuk…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MNCN

Mengendus adanya transaksi yang mencurigakan melalui Nomura Sekuritas Indonesia, PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mengajukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan…

Link Net Targetkan 150 Ribu Pelanggan

Kebutuhan jaringan internet di Indonesia memacu PT Link Net Tbk (LINK) gencar ekspansi jaringan. LINK optimistis bisa memenuhi target 2,8…