Saham Tanah Laut Kembali Diperdagangkan

PT Bursa Efek Indonesia Tbk (BEI) kembali memperdagangkan saham PT Tanah Laut Tbk (INDX) setelah sebelumnya sempat dihentikan sementara saham perseroan (suspensi). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Disebutkan, pembukaan suspensi itu dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi pertama perdagangan saham hari ini. Setelah suspensi saham dibuka, saham INDX melemah 1% ke level Rp495 per saham.

Sebelumnya BEI melakukan suspensi saham INDX pada 19 April 2013. Hal itu dilakukan mengingat harga saham yang signifikan sebesar Rp360 atau 257,14% dari harga penutupan Rp140 pada 25 Maret 2013 menjadi Rp500 pada 18 April 2013.

Oleh karena itu, BEI melakukan suspensi saham INDX di pasar reguler dan pasar tunai mulai perdagangan sesi pertama pada 19 April 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Nippon Paint Kembali Cetak Rekor MURI Kedua - Berhasil Cat 7.488 Gapura

Lagi untuk kedua kalinya, perusahaan produsen cat Nippon Paint kembali meraih rekor Muri dengan memecahkan rekor mengecat gapura merah putih…

Dirut BYAN Tambah Porsi 19.400 Saham

Tambah porsi kepemilikan saham, direktur utama PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Dato’ Low Tuck Kwong membeli saham perusahaan sebesar Rp371,13…

37 Pameran UMKM Kreatif Meriahkan Tanah Lot Art & Food Festival 2018

37 Pameran UMKM Kreatif Meriahkan Tanah Lot Art & Food Festival 2018 NERACA  Tabanan, Bali - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dihantui Volatile IHSG - BEI Masih Optimis Target IPO Melebihi Target

NERACA Jakarta – Di sisa paruh kedua tahun ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih optimis target perusahaan yang akan…

Pefindo Catatkan Penundaan Obligasi Rp 20 Triliun

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan kebijakan kenaikan suku bunga acuan bank Indonesia (BI) 7 Day Repo Rate yang telah mencapai 5.5%,…

Stock Split MNC Kapital Disetujui Investor

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT MNC Kapital Indonesia Tbk (MNC Financial Services), pemegang saham menyetujui…