BII Lanjutkan Program Beasiswa Mahasiswa UGM

NERACA

Yogyakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) melanjutkan program beasiswa bagi mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta. Bertempat di Kampus UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Direktur Utama BII Dato‘ Khairussaleh Ramli secara simbolis menyerahkan bantuan beasiswa kepada Direktur Kemahasiswaan UGM, Senawi, dengan disaksikan Chief Board of Supervisor Yayasan Karya Salemba Empat (KSE), Satriadi Indarmawan, untuk selanjutnya diteruskan kepada mahasiswa UGM penerima beasiswa.

Untuk tahun ajaran 2012/2013, BII menyediakan beasiswa sebesar Rp400 juta untuk 50 mahasiswa UGM di berbagai fakultas. Sejak 2008, BII telah melaksanakan program beasiswa bagi mahasiswa UGM dengan penyaluran melalui Yayasan KSE. Dari tahun ajaran 2008/2009 hingga tahun ajaran 2012-2013, BII telah memberikan beasiswa kepada 173 mahasiswa S1 UGM dengan total nilai mencapai Rp1,1 miliar. Sebanyak 55 penerima beasiswa diantaranya telah menamatkan pendidikan.

Setelah penyerahan program beasiswa, Dato‘ Khairussaleh berkesempatan memberikan kuliah umum kepada sekitar 150 mahasiswa UGM dengan topikTransformational Leadership. ”Program beasiswa kepada mahasiswa UGM sejalan dengan misiHumanizing Financial Services dan sejalan dengan salah satu pilar strategi kami untuk selalu berada di tengah-tengah masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan,” kata Khairussaleh di Yogyakarta, pekan lalu.

Melalui program beasiswa ini, BII berupaya untuk memberikan kontribusi positif dalam mendukung pengembangan generasi muda Indonesia, yang pada akhirnya juga akan berdampak positif bagi pemberdayaan masyarakat ke depan. Pengkayaan pengetahuan mahasiswa dengan kompetensi perilaku juga sejalan dengan program edukasi perbankan yang digariskan oleh bank sentral kepada lembaga perbankan untuk ikut berbagi pengetahuan kepada dunia pendidikan.

BII juga menyelenggarakan programinternship, ’BII Apprentice Program’. Program yang dimulai sejak 2010 ini dilaksanakan di kantor BII dengan konsepon the job training program, dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan operasional bank. Pendidikan merupakan salah satu pilar CSR BII, yang disebut ’BII Berbagi.’ Di samping pendidikan, CSR ’BII Berbagi’ juga fokus pada tiga pilar lain yakni kegiatan untuk mendukung hidup sehat, pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. [rin]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Industri Keuangan Diingatkan Pentingnya Mitigasi Terhadap Gejolak

    NERACA   Jakarta - Kepala Riset Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) Lando Simatupang mengingatkan pentingnya mitigasi bagi industri…

DNKI : Transaksi Nontunai Baru 34%

    NERACA   Jakarta - Head of Project Management Office Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI) Djauhari Sitorus mengatakan saat…

LPS Sebut Telah Likuidasi 101 Bank

      NERACA   Purwokerto - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak tahun 2005 telah melikudiasi sebanyak tujuh Bank Perkreditan…