Jakarta Butuh Reservoir 50 Kilometer Persegi

Tahun 2025

Senin, 06/05/2013

NERACA

Jakarta - Provinsi DKI Jakarta membutuhkan reservoir seluas 50 kilometer persegi pada tahun 2025. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat perkotaan Jakarta yang saat ini mayoritas masih mengambil dari air tanah. Hal tersebut dikatakan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak di Jakarta, Jumat (3/5) pekan lalu.

”Saat ini permukaan air tanah di Jakarta sudah sangat menurun, Di Osaka dan Shanghai sudah melarang lebih dari 8-9 tahun yang lalu, Di sini juga harus mengarah ke situ, tapi kita juga harus mampu memberikan air kepada masyarakat,” tutur Hermanto.

Saat ini, Hermanto mengatakan untuk memenuhi kebutuhan air baku dan air minum untuk masyarakat Jakarta, sudah dilakukan upaya mengambil dari waduk Jatiluhur. Namun upaya tersebut masih memerlukan upaya lebih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itu, tambah Hermanto ada upaya-upaya yang dapat dilakukan, di antaranya membuat Giant Sea Wall di utara Jakarta.

”Yang harus di sediakan di 2025, salah satunya kita bikin off line. Kita tarik 50 km persegi tadi, dengan lebar kira-kira 15 km masuk ke laut, kita bikin tanggul, tapi tanggul yang lebarnya 0,5 kilometer supaya jadi waterfront city sekalian,” pungkas Hermanto. [iqbal]