Jakarta Butuh Reservoir 50 Kilometer Persegi - Tahun 2025

NERACA

Jakarta - Provinsi DKI Jakarta membutuhkan reservoir seluas 50 kilometer persegi pada tahun 2025. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan air baku masyarakat perkotaan Jakarta yang saat ini mayoritas masih mengambil dari air tanah. Hal tersebut dikatakan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Hermanto Dardak di Jakarta, Jumat (3/5) pekan lalu.

”Saat ini permukaan air tanah di Jakarta sudah sangat menurun, Di Osaka dan Shanghai sudah melarang lebih dari 8-9 tahun yang lalu, Di sini juga harus mengarah ke situ, tapi kita juga harus mampu memberikan air kepada masyarakat,” tutur Hermanto.

Saat ini, Hermanto mengatakan untuk memenuhi kebutuhan air baku dan air minum untuk masyarakat Jakarta, sudah dilakukan upaya mengambil dari waduk Jatiluhur. Namun upaya tersebut masih memerlukan upaya lebih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itu, tambah Hermanto ada upaya-upaya yang dapat dilakukan, di antaranya membuat Giant Sea Wall di utara Jakarta.

”Yang harus di sediakan di 2025, salah satunya kita bikin off line. Kita tarik 50 km persegi tadi, dengan lebar kira-kira 15 km masuk ke laut, kita bikin tanggul, tapi tanggul yang lebarnya 0,5 kilometer supaya jadi waterfront city sekalian,” pungkas Hermanto. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…

Kebijakan Penanganan Covid 19 Harus Berbasis Riset

    NERACA   Jakarta - Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah virus corona (Covid 19) yang telah menewaskan ratusan jiwa…

Upaya Advance Cegah Penyebaran Covid 19

    NERACA   Jakarta - Naiknya grafik jumlah kasus penyebaran virus corona di Indonesia kerap membuat resah masyarakat. Advance…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Modena Kenalkan Mesin Cuci Pembasmi Virus

    NERACA   Jakarta - Di tengah situasi penyebaran virus Corona (COVID-19) yang makin tak terkendali, masyarakat dituntut kian…

Anggaran Pembangunan Ibukota Baru Minta Dialihkan untuk Beli APD Tenaga Medis

    NERACA   Jakarta - Sekjen Gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS), Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah merealokasikan semua dana pengembangan…

Kebijakan Penanganan Covid 19 Harus Berbasis Riset

    NERACA   Jakarta - Kebijakan pemerintah dalam menangani wabah virus corona (Covid 19) yang telah menewaskan ratusan jiwa…