PU Anggarkan Rp300 Miliar - Bangun Duplikasi Jembatan Air Musi II

NERACA

Jakarta - Pembangunan duplikasi Jembatan Air Musi II Palembang, Sumatera Selatan, ditargetkan selesai pada Oktober 2014 mendatang dengan total dana senilai Rp300 miliar. Alokasi anggaran tersebut terbagi dalam periode 2012-2014. Pada tahun pertamanya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyediakan dana Rp75 miliar yang dilanjutkan pada 2013 dan 2014 masing-masing sebesar Rp120 miliar dan Rp105 miliar. Keberadaan jembatan sepanjang 700 meter itu sangat penting dalam mengurangi beban arus kendaraan yang melintasi Jembatan Musi II yang lama. Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Kementerian PU, setiap harinya Jembatan Musi II yang telah ada dilalui 20 ribu kendaraan. Menyadari kondisi tersebut, Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Djoko Murjanto mengatakan Kementerian PU mulai membangun duplikasi Jembatan Musi II sejak tahun lalu.

\"Mengingat pentingnya jembatan baru ini dalam mendukung aktivitas ekonomi di Palembang, saya minta kontraktor untuk mengendalikan kualitas pelaksanaanya dan tepat waktu penyelesaiannya,\" kata Djoko, saat mengunjungi lokasi pembangunan jembatan duplikasi Musi II di Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (2/5). Direktur Bina Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I, Subagyo, menuturkan bahwa progres fisik sekarang sudah mencapai 31,4%. Sedangkan proses pembebasan tanah sudah hampir 100%. Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Metropolitan Palembang Junaidi mengakui, progres fisik tersebut sedikit di bawah target semula.

Hal tersebut disebabkan sempat tertundanya pekerjaan akibat pembebasan tanah yang dilakukan Pemerintah Daerah belum tuntas. Namun kini, dengan rampungnya masalah lahan, Junaidi yakin dapat mempercepat konstruksi. Djoko juga menyebutkan hal serupa. Dengan pengerjaan material jembatan yang bersifat precast atau dibuat di pabrik, pembangunan dinilai akan berjalan cepat. \"Bobot pengerjaan girder saja sudah lebih dari 30%. Dan girder itu kini sudah siap dan tinggal dikerjakan saja,\" kata dia. Junaidi mengatakan, duplikasi Jembatan Musi II memiliki estetika lebih baik dari Jembatan Musi II yang hanya jembatan rangka. Jembatan baru selebar 11 meter tersebut nantinya juga akan dilengkapi jalan akses koneksi ke permukiman warga yang berada di dekatnya. [iqbal]

BERITA TERKAIT

Pemerintah Yakin Dana Amnesti Pajak Tidak Kembali ke Asing

    NERACA   Jakarta - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan menyatakan hingga masa penahanan dana (holding period)…

Eksploitasi Air Tanah Sebabkan Penurunan Tanah Jakarta

    NERACA   Jakarta - Penurunan tanah (landsubsidence) di DKI Jakarta salah satu faktornya adalah disebabkan eksploitasi air tanah…

Internet Lambat Ikut Hambat Bisnis

    NERACA   Jakarta - Lembaga riset global Legatum Institute mengungkapkan bahwa koneksi internet yang lambat dan bandwidth jaringan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Haris Azhar Bakal Laporkan Majelis Hakim PT Jakarta ke KY dan Bawas - Diduga Tak Periksa Berkas Banding

      NERACA   Jakarta - Jaksa berprestasi Chuck Suryosumpeno tidak pernah lelah untuk menuntut keadilan hukum di Indonesia.…

ITDC Fokus Kembangkan The Mandalika - Katalisator Pembangunan Ekonomi NTB

    NERACA   Jakarta - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan…

UMP 2020 Disebut Masih Mengacu PP 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan

    NERACA   Jakarta - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyebutkan besaran upah minimum provinsi (UMP) untuk 2020 diperkirakan masih…