Trikomsel Terbitkan Obligasi SGD$ 115 Juta

Distributor penjualan seluler, PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO) melalui anak usahanya Trikomsel Pte Ltd berencana menerbitkan obligasi senilai 115 juta dolar Singapura. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, dana hasil penerbitan obligasi ini akan digunakan untuk membayar atas sebagian fasilitas atau pinjaman dari bank-bank yang diterima Trikomsel. Adapun, dalam penawaran obligasi ini mendapatkan kelebihan permintaan lebih dari 15 kali dari jumlah obligasi yang ditawarkan kepada para investor.

Selain itu, penawaran obligasi ini juga diminati investor institusi seperti WAMCO, UOB AM, Allianz AM, Asia Capital Reinassance, Eastspring, dan lainnya. Tahun ini, perseroan mengganggarkan belanja modal sebesar Rp35 miliar.

Direktur keuangan PT Trikomsel Oke Tbk, Juliana Samudra pernah bilang, belanja modal akan digunakan untuk melakukan renovasi toko yang diambil dari dana internal perseroan, “Belanja modal kita hanya Rp35 miliar, itu untuk renovasi toko,”ungkapnya.

Selain itu, dia mengatakan persero juga tengah mempersiapkan berbagai strategi, yakni memperluas jaringan distribusi dan ritel sekaligus mengoptimalkan portofolio outlet ritel, meningkatkan portofolio produk dan merek serta mengejar eksklusif SKU dan merek dengan hasil yang tinggi.

Sebagai informasi, laporan keuangan perseroan pada Desember 2012, laba bersih tahun berjalan naik 21,2% menjadi Rp367,27 miliar, pendapatan perseroan mencapai Rp9,58 triliun atau naik 8,4%. Sementara itu, perseroan mencatatkan kenaikan pada liabilitas menjadi Rp3,50 triliun pada 31 Desember 2012 dari periode 31 Desember 2011 sebesar Rp3,41 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Semen Baturaja Terbitkan MTN Rp 400 Miliar

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk atau (SMBR) menerbitkan surat hutang (MTN) senilai Rp400 miliar dengan jangka waktu selama tiga tahun…

SMF Sebut Minat Investor Cukup Tinggi - Obligasi Kelebihan Permintaan

NERACA Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menilai minat investor untuk berivestasi pada surat utang (obligasi) cukup tinggi seiring…

Produksi Nasional Disebut Tembus 60 Juta Unit - Impor Ponsel Turun Drastis

NERACA Jakarta – Industri telepon seluler (ponsel) di dalam negeri mengalami pertumbuhan jumlah produksi yang cukup pesat selama lima tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

TBIG Berikan Layanan Kesehatan di Jateng

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Tower Bersama InfrastructureTbk (TBIG) memberikan bantuan pangan dan…

BEI Perpanjang Suspensi GREN dan TRUB

Lantaran belum melakukan pembayaran denda, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memperpanjang penghentian sementara perdagangan efek PT Evergreen Invesco Tbk (GREN)…

Bukalapak dan JNE Hadirkan Layanan JTR

Sebagai bentuk komitmen Bukalapak untuk terus berusaha memberikan layanan terbaik dan mengoptimalkan jasa layanan pengiriman barang besar yang dapat mempermudah dan…