Tingkatkan Layanan Lewat One Stop Service - Iqbal Latanro, Direktur Utama PT Tabungan Pensiun (Taspen)

Karir Iqbal Latanro, mantan Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk memang kinclong. Baru saja menyelesaikan tugasnya pada Desember 2012 lalu, pria kelahiran Makassar, 5 Oktober 1958 kembali diamanahkan menjabat sebagai Direktur Utama PT Taspen (Persero) mulai 1 Mei 2013.

Bankir lulusan Universitas Hasanuddin Makassar ini bakal kembali disibukan mengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki asset ratusan triliun rupiah. Apalagi, alumnus Paska Sarjana Manajemen Universitas Hasanuddin Makassar ini ditugaskan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan untuk meningkatkan aset dan kualitas pengelolaannya.

“Saya ditugaskan untuk mengembangkan asset negara ini dan mengelolanya secara Good Corporate Governance,” kata Iqbal kepada Neraca, Kamis (2/5).

Iqbal yang menggantikan Agus Haryanto sebagai Dirut Taspen, sudah siap untuk mengusung beberapa program di kantor barunya. Dia mengaku akan meneruskan kebijakan yang sudah diambil oleh manajemen lama Taspen.

Namun Iqbal juga mempunyai keinginan besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan Taspen ke depan menjadi lebih baik. “Kami ingin menjadikan Taspen sebagai ujung dari pelayanan para pensiunan yang bersifat one stop service. Para pensiunan bisa berhubungan dengan Taspen dengan berbagai kemudahan dan biaya yang lebih murah. Ujungnya adalah bagaimana para pensiunan itu akan dapat terlayani dengan baik,” jelasnya.

Bersama manajemen Taspen, Iqbal siap bersinergi membangun Taspen ke depan lebih baik. Mengelola aset yang dimiliki oleh Taspen dengan mengedepankan penerapan good corporate governance (GCG). Disamping itu Taspen akan membuka diri untuk terciptanya sinergi dengan BUMN lainnya, baik itu dengan bank ataupun non bank. “Bagaimana dengan sinergi itu akan membuat biaya lebih murah sehingga Taspen memperoleh manfaat yang lebih besar untuk dapat bertumbuh menjadi lebih baik,” terangnya.

Iqbal yang lama berkiprah di BTN, punya pengalaman segudang di dunia keuangan. Sebelum menjabat Direktur Utama BTN, Iqbal meniti karir sebagai Kepala Bagian Pengelolaan Dana atau Treasury, Wakil Kepala Cabang Utama Bandung, Kepala Cabang Makassar, Kepala Cabang Bekasi, sampai Kepala Divisi Pengelolaan dan Kebijakan Kredit.

Di berbagai komunitas, Iqbal dikenal pandai bergaul. Di kalangan wartawan misalnya, Iqbal kerap menggoda wartawan yang berperut buncit. Namanya juga menjulang di industri properti. Semoga Taspen makin berkibar dibawah kepemimpinan Iqbal Latanro.



BERITA TERKAIT

Pemerintah Tidak Terbuka Dengan Utang - Oleh : Edy Mulyadi Direktur Program Centre for Economic and Democracy Studies (CEDeS)

Ngutang lagi. Kali ini berjumlah US$4 miliar dalam bentuk penerbitan global bond. Ada tiga seri global bond yang diterbitkan, masing-masing bertenor…

Ford Gandeng Alibaba Pacu Penjualan Lewat E-commerce

Alibaba Group Holding menandatangani kesepakatan dengan produsen mobil Amerika, Ford Motor Co, terkait kerja sama di bidang teknologi komputasi, konektivitas…

BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Layanan Digital

      NERACA   Jakarta - Era digital menuntut semua pihak untuk dapat memenuhi tuntutan pelanggan dengan mudah dan…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Wakil Ketua MPR - Generasi Muda Jangan Memilih Karena Primordialisme

Mahyudin  Wakil Ketua MPR Generasi Muda Jangan Memilih Karena Primordialisme Samarinda - Wakil Ketua MPR Mahyudin mengingatkan kaum muda yang…

KPK Monev Implementasi Pemberantasan Korupsi di Gowa

KPK Monev Implementasi Pemberantasan Korupsi di Gowa NERACA Gowa - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) Implementasi…

MA Tolak Kasasi WNA Terdakwa Penipuan Investasi

MA Tolak Kasasi WNA Terdakwa Penipuan Investasi NERACA Jakarta - Majelis hakim Mahkamah Agung (MA) menolak permohanan kasasi Gordon Gilbert…