TAXI Baru Realisasikan Dana IPO Sebesar 25%

Perusahaan Taksi Express, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) telah menggunakan dana belanja modalnya (capital expenditure/capex) sebesar 25% dari total belanja modal tahun ini. Adapun belanja modal tersebut digunakan perseroan untuk membeli mobil baru.

Direktur Keuangan TAXI David Santoso mengungkapkan, perseroan telah menggunakan Rp125 miliar untuk membeli taksi baru jenis reguler. Perseroan telah membeli 500 taksi baru hingga tahun ini, “Anggaran belanja modal tahun ini sudah terserap 25 persen dari jumlah belanja modal tahun ini sebesar Rp500 miliar, kami membeli 400 hingga 500 taksi jenis reguler,”katanya di Jakarta, Rabu (1/5).

Lebih lanjut dia menjelaskan, hingga saat ini perseroan telah memiliki 8.400 atau 8.500 taksi, sebelumnya perseroan memiliki sekira 8.000 armada taksi. Perseroan, menargetkan penambahan 2.000 armada baru di sepanjang 2013.

Armada baru ini difokuskan untuk melayani penumpang di Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jadetabek). \"Guna mencapai target tersebut perseroan melakukan pinjaman dari Bank BCA sebesar 50% dan sisanya berasal dari modal sendiri,\" katanya.

Hingga akhir 2012, perseroan telah memiliki 25 pool taksi Ekspress. Sebanyak 22 pool berada di wilayah Jadetabek dan sisanya berada di Surabaya, Semarang, dan Medan. (bani)

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama HelpSystem - Q2 Technologies Edukasi Keamanan IBM Power iSystem

Pentingnya keamanan siber merupakan hal yang menjadi fokus utama dalam bisnis saa tini. Hal tersebut semakin terlihat dari seberapa besarnya…

Lagi, CECT Sustainability Award 2019 Digelar

Memperkenalkan lebih luas akan pentingnya penerapan tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang berkelanjutan dan memuhi standar…

PTPP Garap Proyek Smelter Borneo Alumina

Di penghujung akhir tahun 2019, PT PP (Persero) Tbk (PTPP) memenangkan tender proyek pembangunan smelter bauksit milik PT Borneo Alumina…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Danai Pembelian Tanah - Indo Bintang Mandiri Tawarkan 25% Saham Ke Publik

NERACA Jakarta – Perusahaan manufaktur kampas rem, PT Indo Bintang Mandiri Tbk berencana melangsungkan penawaran umum perdana saham (initial public…

BEI Suspensi Perdagangan Saham MPRO

NERACA Jakarta-Mempertimbangkan karena terjadi kenaikan harga saham di luar kewajaran, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi atas…

Sikapi Investasi Ilegal - BOSS Tidak Ada Hubungan dengan Hanson

NERACA Jakarta –Menyikapi kasus investasi ilegal yang dilakukan PT Hanson International Tbk (MYRX) dan menyeret PT Borneo Olah Sarana Sukses…