Optimalkan Aset, PTPP Kembangkan Bisnis Properti - Bangun Hotel di Surabaya

NERACA

Jakarta – Bisnis PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) tidak hanya sekedar konstruksi, namun mulai merambah sektor properti. Hal ini dilakukan selain untuk meningkatkan penjualan juga mengoptimalkan aset lahan perseroan yang tersebar di berbagai daerah.

Direktur Utama PT Pembangunan Perumahan Tbk, Bambang Triwibowo mengatakan, tahun ini perseroan akan membangun hotel di Bali dan Lombok, “Pembangunan hotel lebih karena pemanfaatan lahan yang ada. Hal ini berkaca dari pengalaman pembangunan Park Hotel tahun lalu, jumlah tingkat huniannya cukup tajam,”katanya di Jakarta, Selasa (30/4).

Selain itu, perseroan tahun ini juga memproses izin pembangunan hotel di Surabaya dan ditargetkan tahun depan sudah mulai pembangunannya. Nantinya, selain hotel perseroan juga akan membangun 4 tower yang terdiri dari perkantoran dan apartemen diatas lahan seluas 3,4 hektar.

Disamping itu, perseroan juga akan membangun PP Square diatas lahan 3,7 hektar dan ditargetkan beroperasi tahun depan. Saat ini perseroan memiliki land bank sekitar 35 hektar di Surabaya dan 22 hektar di Jakarta.

Bagikan Dividen

Kata Bambang, hasil rapat umum pemegang saham (RUPS) juga menyetujui pembagian dividen tahun buku 2012 sebesar Rp92,90 miliar atau Rp19 per lembar saham. Jumlah tersebut setara 30% dari laba bersih 2012 lalu sebesar Rp309,68 miliar, “Besarnya nilai dividen itu sudah disetujui oleh pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini,”ujarnya.

Dia mengungkapkan, kalau dividen 2012 sendiri lebih tinggi 26,67% dibandingkan dengan realisasi dividen untuk tahun buku 2011 yang sebesar Rp15 per saham. Dividen tersebut akan dibagikan pada awal Juni 2013 mendatang.

Sebagai informasi, pada triwulan pertama, PTPP peroleh laba sebesar Rp42,50 miliar atau naik sebanyak 50,7% dibandingkan per Maret 2012 sebesar Rp28,20 miliar.Realisasi laba tersebut sudah mencapai sekitar 11,49% dibandingkan target laba tahun ini sebesar Rp370 miliar.

Adapun penjualan selama tiga bulan pertama tahun ini tercatat sebesar Rp1,28 triliun melesat 79,3% dibandingkan periode yang sama 2012 sebesar Rp714,80 miliar. Realisasi penjualan pada triwulan pertama tersebut mencapai 12,55% dari target pendapatan 2013 sebesar Rp10,20 triliun.

Belanja Modal

Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 468 miliar. Dimana sumber pendanaan dari internal dan sisa dana hasil IPO. Disebutkan, sekitar Rp 49 miliar untuk proyek power plant, infrastruktur sebesar Rp 95 miliar, Rp 70 miliar untuk properti, Rp 30 miliar untuk bangun pabrik beton atau Precast, Rp 100 miliar untuk hotel dan Rp 110 miliar untuk gedung lainnya.

Menurut Sekretaris perusahaan PTPP, Betty Ariana, investasi pembangunan pabrik beton di Bojonegoro sekitar Rp 70 miliar. Nantinya, perseroan menargetkan kapasitas produksi sebesar 1000 ton perhari dan tahun 2014 ditargetkan tumbuh 20%. Kemudian untuk proyek luar negeri di Timor Leste, lanjutnya, perseroan mencatatkan sebesar Rp 285 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Pemerintah Setujui Optimalisasi Aset Tuban Petro Group

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui optimalisasi aset Tuban Petro Group untuk mendorong pengembangan industri petrokimia nasional dan…

JIEP Gelar Focus Group Discussion Pengamanan Aset BUMN

JIEP Gelar Focus Group Discussion Pengamanan Aset BUMN NERACA Jakarta - PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (JIEP) pada hari Rabu…

Bukalapak Kembangkan Ekonomi Masyarakat - Gandeng Pusat Zakat Umat Islam

NERACA Jakarta– Bukalapak sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia berkomitmen untuk memperluas penetrasi literasi digital di Indonesia guna…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Puncak BUMN Hadir Untuk Negeri - 5000 Peserta Ikuti BTN Funwalk di Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar kegiatan jalan  santai atau funwalk di kota Bengkulu. Kegiatan ini merupakan rentetan kegiatan…

Intiland Bukukan Pendapatan Usaha Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil membukukan pendapatan usaha di semester pertama 2018 sebesar Rp1,8…

Adi Sarana Armada Beli 2.900 Armada Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) terus melakukan peremajaan armada. Dimana…