APLN Akuisisi 60% Saham PT Simprug Mahkota Indah

Ekspansi bisnis properti PT Agung Podoromo Land Tbk (APLN) tersu agresif. Belum lama ini perseroan telah mengakuisisi 60% saham PT Simprug Mahkota Indah (SMI) senilai Rp 221 miliar dari perusahaan tidak terafiliasi.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya kepada Neraca di Jakarta, Selasa (30/4). Kata Direktur Utama Agung Podoromo Land, Trihatma Kusuma Haliman, proyek ini merupakan akuisisi pertama tahun ini dari beberapa proyek yang akan diakuisisi, “Proyek ini memiliki lokasi yang sangat strategis. Kami akan mengakuisisi lebih banyak proyek untuk dikembangkan menjadi superblok atau kompleks perumahan apartemen baik di dalam maupun luar Jakarta,”katanya.

Sebagai informasi, PT Simprug Mahkota Indah memiliki memiliki lahan seluas 1,6 hektar di daerah Simprug, Jakarta Selatan. Perusahaan berencana mengembangkan daerah tersebut menjadi kompleks perumahan dengan tiga tower apartemen dan area komersial.

Selain itu, Agung Podomor Land juga akan mengembangkan dan menjual sekitar 520 unit apartemen di dua menara untuk menghasilkan sekitar Rp 1,3 triliun. Perusahaan juga berencana membangun menara lain untuk apartemen yang disewakan dan sekitar 4.000 meter persegi luas bersih area komersial yang dapat disewa untuk meningkatkan pendapatan berulangnya. Proyeksi biaya investasi sekitar Rp 1,3 triliun untuk pengembangan proyek tersebut. (bani)

BERITA TERKAIT

Dirut BYAN Tambah Porsi 19.400 Saham

Tambah porsi kepemilikan saham, direktur utama PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Dato’ Low Tuck Kwong membeli saham perusahaan sebesar Rp371,13…

Perdagangan Saham MD Pictures Disuspensi

Setelah cukup dua hari masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), akhirnya perdagangan saham PT MD Pictures Tbk (FILM)…

Investor Saham di Sulsel Capai 12.500 Orang

NERACA Makassar - Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) mencatat jumlah investor pasar modal di…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dihantui Volatile IHSG - BEI Masih Optimis Target IPO Melebihi Target

NERACA Jakarta – Di sisa paruh kedua tahun ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) masih optimis target perusahaan yang akan…

Pefindo Catatkan Penundaan Obligasi Rp 20 Triliun

NERACA Jakarta – Mempertimbangkan kebijakan kenaikan suku bunga acuan bank Indonesia (BI) 7 Day Repo Rate yang telah mencapai 5.5%,…

Stock Split MNC Kapital Disetujui Investor

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT MNC Kapital Indonesia Tbk (MNC Financial Services), pemegang saham menyetujui…