Jabar Butuh Ribuan Rumah Layak

NERACA

Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan, saat ini tingkat okupansi rumah berkategori sehat di Jawa Barat masih rendah. Selain itu laju pertumbuhan penduduk yang tinggi mendorong kebutuhan rumah yang semakin besar.

Diperkirakan hingga tahun 2013, kebutuhan akan rumah berkualifikasi sehat mencapai 2,9 juta unit. Sementara kesanggupan penyedia rumah setiap tahunnya hanya 350 ribu unit. Jadi baru mampu mendekati setengahnya saja kebutuhan rumah hingga tahun 2013 dapat terpenuhi.

“Permasalahan penduduk yang berdampak pada penataan kawasan cukup kompleks di Jawa Barat. Sebaran penduduk yang kurang merata menyebabkan pembangunan kawasan belum seimbang. Penduduk masih terkonsentrasi dalam jumlah besar di sejumlah daerah tertentu seperti di cekungan Bandung, wilayah Bogor, Depok, Bekasi dan Cirebon. Akibatnya ada sejumlah kendala di dalam menata kawasan pemukiman yang sehat dan layak,” tegas Heryawan usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) Real Estate Indonesia (REI) Jawa Barat ke-9 di Mason Pine, Kota Baru Parahyangan Kabupaten Bandung Barat, Jumat (17/6).

Menurut Heryawan, untuk menuntaskan satu persatu permasalahan pembangunan pemukiman dan perumahan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan Rencana Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat 2008-2013. Kebijakan tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi pelaksanaan agenda pembangunan di Jawa Barat secara integral dan komprehensif.

“Tentunya dukungan semua pihak, baik itu Pemerintah Pusat, swasta yang terhimpun dalam REI dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menyediakan perumahan yang memadai,” tuturnya.

BERITA TERKAIT

Butuh Dana Rp 8 Triliun - SMI Bakal Rilis Sekuritisasi Aset di 2019

NERACA Jakarta – Danai pembangunan infrastruktur, PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan menerbitkan instrumen pendanaan berupa sekuritisasi aset pada paruh…

BPS Klaim Desa Tertinggal Berkurang Ribuan

      NERACA   Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat berdasarkan hasil pendataan Potensi Desa (Podes) 2018, jumlah…

Petani Depok Butuh Peralatan Pertanian

Petani Depok Butuh Peralatan Pertanian NERACA Depok - Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kota Depok, Rudi Murodi menyatakan para…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pengembangan UMKM Tanah Air Melalui Program Sektor Unggulan

Pengembangan UMKM Tanah Air Melalui Program Sektor Unggulan NERACA Jakarta - Dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau dikenal…

PBB Kuningan Mencapai Target, Sentuh 96%

PBB Kuningan Mencapai Target, Sentuh 96% NERACA Kuningan – Objek pajak di lingkup kota memang sudah sejak lama susah ditarget…

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Badan Pengawasan Obat dan…