Dongkrak Penjualan, Kobexindo Gandeng Dressta - Perkuat Segmen Alat Berat

NERACA

Jakarta – Perusahaan distribusi alat berat PT Kobexindo Tractors Tbk (KOBX) memperkuat product line nya dengan menambah produk Buldozer (all type) khususnya Giant Buldozer dengan mengandeng Dressta Co. Ltd, (“Dressta”) asal Polandia.

Direktur Utama Kobexindo, Humas Soputro mengatakan, dengan menjadi eksklusif distributor Dressta di Indonesia untuk penjualan Buldozer beserta suku cadang pendukung dan layanan purna jual akan meningkatkan penjualan perseroan, “Kerjasama ini akan memperkuat bisnis penjualan unit alat berat kami dan menyumbangkan potensi kenaikan penjualan yang signifikan dimasa mendatang,”katanya di Jakarta, Selasa (30/4).

Asal tahu saja, Dressta merupakan satu dari tiga produsen Buldozer kelas berat terkemuka didunia. Rencananya, Kobexindo menargetkan semester II 2013 produk Dressta sudah dapat dipasarkan di Indonesia.

Saat ini jaringan penjualan dan purna jual Dressta sudah tersebar di kawasan Amerika, Timur Tengah & Afrika, Asia Pacific, Eropa, Amerika Latin, Rusia dan Asia Tengah. Tahap pertama, Kobexindo akan mendatangkan buldozer dan Wheel Loader kelas berat yakni Extra Crawler Dozer TD-40E dengan Coal Blade Capacity sampai dengan 40M 3 ( 555 Horse Power) dan Extra Wheel Loader 560E dengan kapasitas coal bucket lebih besar dari 12M3.

Kata Humas, masuknya produk Dressta menambah lengkap jajaran lini produk alat berat pertambangan yang perseroan pasarkan secara ekslusif sebelumnya seperti seperti

Excavator, Articulated dump truk dan Rigid dump truck. Terlebih, perseroan kini telah didukung oleh jaringan pelayanan yang tersebar melalui 11 kantor cabang dilokasi utama pertambangan di Indonesia.

Lebih lanjut Humas mengatakan, hal ini merupakan bagian dari strategi perseroan ditahun 2013 yakni mengembangkan produk-produk unggulan baru untuk meraih sukses lainnya setelah Doosan Excavator S500 yang menjadi Market Leader di kelasnya.

Sebagai informasi, tahun lalu perseroan berhasil membukukan angka penjualan sebesar US$ 131,77 juta dengan kontribusi 86,6% atau US$ 114,11 juta bersumber dari penjualan unit alat berat dan industri. (bani)

BERITA TERKAIT

Indonesia Harus Perkuat Sektor Riil Sikapi Krisis Turki

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian tengah berupaya memperkuat sektor riil untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan di dalam negeri akibat krisis…

Nurbaningsih Bertekad Perkuat Peradilan Konstitusi

Nurbaningsih Bertekad Perkuat Peradilan Konstitusi NERACA Jakarta - Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih menyatakan akan melaksanakan visi dan misi penguatan peradilan…

Bukalapak Kembangkan Ekonomi Masyarakat - Gandeng Pusat Zakat Umat Islam

NERACA Jakarta– Bukalapak sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di Indonesia berkomitmen untuk memperluas penetrasi literasi digital di Indonesia guna…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Puncak BUMN Hadir Untuk Negeri - 5000 Peserta Ikuti BTN Funwalk di Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menggelar kegiatan jalan  santai atau funwalk di kota Bengkulu. Kegiatan ini merupakan rentetan kegiatan…

Intiland Bukukan Pendapatan Usaha Rp 1,8 Triliun

NERACA Jakarta – Emiten properti, PT Intiland Development Tbk (DILD) berhasil membukukan pendapatan usaha di semester pertama 2018 sebesar Rp1,8…

Adi Sarana Armada Beli 2.900 Armada Baru

NERACA Jakarta – Kejar pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) terus melakukan peremajaan armada. Dimana…