TAXI Targetkan Kuasai Pasar di 2015 - Strategi Perkuat Armada

NERACA

Jakarta – Ketatnya persaingan bisnis taksi, menjadi tantangan bagi PT Express Transindo Utama Tbk (Express Group) untuk menjadi yang terdepan. Bahkan perseroan menargetkan tahun 2015 bisa kuasai market taksi regular dengan terus menambah armada.

Direktur Keuangan PT Express Transindo Utama Tbk, David Santoso mengatakan, tahun ini perseroan menargetkan menambah armada sebanyak 10 ribu unit, “Target market share tahun ini, kita berharap bisa 15 – 20% kontribusi di Indonesia, karena tahun sebelumnya sudah mencapai 10,2%,”katanya di Jakarta, Senin (29/4).

Menurutnya, untuk target sampai 2015 diharapkan bisa kuasai 40% market share dan menjadi taksi regular pilihan pertama khususnya di Jadetabek. Saat ini, jumlah armada taksi regular yang dimiliki perseroan lebih dari 8000 unit sampai akhir tahun 2012. Rencananya, perseroan akan menambah 2000 unit lagi untuk mencapai target perseroan yaitu 10.000 unit taksi reguler yang tersebesar sebagian besar di Jadetabek.

Pool yang dimiliki Taksi Express berjumlah 25, dengan 3 pool berada di Surabaya, Semarang dan Medan. Selebihnya, sejumlah 22 pool tersebar di Jadetabek. Rencananya, perseroan akan menambah 1 pool lagi. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal sebesar Rp 500 miliar yang akan digunakan untuk menambah unit baru untuk taksi reguler dan pool baru.

Dana tersebut 50% akan didapat dari pinjaman bank BCA dan 50% lagi dari internal hasil IPO. Sementara itu, segmen taksi regular mendominasi pendapatan Express Group. Taksi regular mencatatkan kontribusi pendapatan sebesar 88% untuk YTD Desember 2012. Taksi regular dengan brand Taksi Express didukung dengan lebih dari 8.000 armada sampai pada 2012 lalu, meningkat dari sejumlah 6.002 armada pada 2011. Dari segmen taksi regular, kenaikan pendapatan dikarenakan yang pertama oleh faktor kenaikan permintaan layanan taksi di Jadetabek dan penambahan regular taksi dalam jumlah yang siginifikan oleh Perseroan di tahun 2012.

Sementara segmen VATB (Value Added Transportation Business) mencatatkan kontribusi pendapatan sebesar 12% kepada Express Group untuk YTD Desember 2012, naik dari tahun 2011 yang sebelumnya sebesar 10%. Segmen VATB memiliki beberapa produk Express Car Rental, Express Limousine Service

dan Express Eagle High. Kenaikan pendapatan dari segmen ini dipengaruhi oleh kenaikan permintaan perjalanan bisnis berkaitan dengan menguatnya pertumbuhan ekonomi.

Sebagai informasi, perseroan membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 79,4 miliar untuk tahun 2012, meningkat sebesar 31,8% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 60,2 Miliar.

Disebutkan, dari jumlah tersebut sekitar Rp 10 perlembar saham atau 27% senilai Rp 21 miliar dikeluarkan sebagai dividen. Pertumbuhan industri transportasi yang sangat baik dan peningkatan kinerja perusahaan mendorong kenaikkan laba dan pendapatan. Pendapatan bersih Express Group mencapai Rp 521 Miliar pada tahun 2012, atau mencatat pertumbuhan sebesar 54,14%, jika dibandingkan dengan tahun 2011 sebesar Rp 338 miliar. (nurul)

BERITA TERKAIT

Targetkan Listing Awal September - Bhakti Agung Bidik Dana IPO Rp 335,5 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun bisnis properti lesu, hal tersebut tidak menyurutkan rencana PT Bhakti Agung Propertindo Tbk untuk go public.…

BJB Targetkan Himpun Rp4,9 Triliun dari Penerimaan PBB

  NERACA   Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk atau Bank BJB pada tahun ini…

Difasilitasi, IKM Furnitur Sukoharjo Tembus Pasar AS

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian semakin aktif memacu pelaku industri kecil dan menengah (IKM) untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BTN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu agar bisa lebih maju lagi, salah satunya melalui…

Kinerja Keuangan Melorot - ANJT "Kencangkan Ikat Pinggang" di Operasional

NERACA Jakarta – Terkoreksinya pencapaian kinerja keuangan PT Austindo Nusantara Tbk (ANJT) di paruh pertama tahun ini, menjadi pertimbangan emiten…

Pasar Respon Positif Nota Keuangan 2020

NERACA Jakarta – Pidato nota keuangan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang disampaikan presiden Joko…