Mandiri Tunas Finance Terbitkan Obligasi

Danai modal kerja, PT Mandiri Tunas Finance menawarkan obligasi berkelanjutan I tahun 2013 senilai Rp1,25 triliun. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (29/4).

Disebutkan, perseroan akan melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan (PUB) tahap pertama tahun 2013 senilai Rp500 miliar. Nantinya, dana hasil penawaran obligasi ini digunakan untuk modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor perseroan.

Obligasi ini akan dijamin dengan jaminan fidusia berupa piutang performing sekurang-kurangnya sebesar 60% dari nilai pokok obligasi. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idAA untuk obligasi Mandiri Tunas Finance.

Perseroan yang bergerak di usaha jasa pembiayaan konsumen dan sewa guna usaha ini telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Adapun perkiraan jadwal penawaran umum antara lain perkiraan masa penawaran awal pada 1-16 Mei 2013, tanggal efektif pada 28 Mei 2013, masa penawaran umum 30-31 Mei 2013, penjatahan pada 3 Juni 2013, distribusi pada 5 Juni 2013 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 7 Juni 2013.

Pendapatan perseroan mencapai Rp841,06 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp677,97 miliar. Laba tahun berjalan perseroan mencapai Rp116,54 miliar pada 2012 dari periode sama tahun sebelumnya Rp65,77 miliar. (bani)

BERITA TERKAIT

Radana Finance Bukukan Rugi Rp 281,7 Miliar

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018, PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) mencatatkan kinerja keuangan negatif. Dimana perusahaan pembiayaan kendaraan ini…

Bank Mandiri Syariah Platform Digital Pelunasan BPIH

      NERACA   Jakarta - PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) telah menyiapkan platform digital channel dalam rangka…

Lunasi Utang Jatuh Tempo - Aneka Gas Industri Terbitkan Obligasi

NERACA Jakarta – Pangkas beban utang, PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) bakal melakukan refinancing dengan menerbitkan surat utang atau…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…