Mini Paceman Hadirkan Model Berbeda

Sabtu, 04/05/2013

Mini Paceman punya model dengan garis keturunan berbeda. Desainnya unik, dengan garis mobil coupe yang turun ke belakang. Target konsumen pun relatif baru, menyasar orang-orang yang menyukai desain unik dan beda dari lainnya.

Dengan mengusung gaya berkendara go-kart yang menjadi kekhasan brand ikonik asal Inggris ini, MINI Paceman menghadirkan garis desain coupé yang kuat dan dinamis beserta interior luas yang fungsional dengan nuansa eksklusif. Memiliki dua pintu dan pintu bagasi lebar, serta dua tempat duduk full-size di bagian belakang, model ketujuh dalam jajaran keluarga MINI ini juga menawarkan sentuhan sport yang elegan, termasuk interior khas MINI.

“Mini Paceman merupakan Sports Activity Coupé kompak premium dengan sentuhan serba sporty, praktis dan fleksibel. Melakukan terobosannya sebagai yang pertama untuk kaum urban, Mini Paceman memiliki karakter inovatif yang tak ditemui di brand lain. Model ini menyasar konsumen modern yang menyukai mobil dengan tampilan percaya diri dan menyenangkan saat dikendarai,” kata Ramesh Divyanathan, Presiden Direktur BMW Group Indonesia.

Sporty dan Elegan

Konsep inovatif pada Sports Activity Coupé kompak ini hadir pada desain eksterior yang diwujudkan dalam berbagai fitur berkendara MINI Paceman, dengan tetap mewarisi ciri khas desain MINI. Bagian depan memberikan kesan maskulin, dipadu dengan garis-garis dinamis serta kesan yang kuat pada permukaan lekukan memberikan tampilan sporty dan elegan. Atap yang menurun ke belakang diatas kabin penumpang dengan desain yang selaras memberikan tampilan ciri khas coupé. Bagian belakang paling menyita perhatian, yaitu lampu belakang yang didesain horisontal, pertama kali digunakan untuk MINI.

Dapur Pacu

Mini Paceman hadir dengan mesin bensin turbo Mini Cooper S Paceman (184 hp) yang bertenaga dan efisien. Tenaga dari mesin ini disalurkan melalui Transmisi Otomatis Steptronic enam percepatan, yang membuat MINI Cooper S Paceman mampu melesat dan mencapai kecepatan 100 kilometer per jam dari posisi diam hanya dalam 7,8 detik.

Sedangkan jika melihat penjualan tahun lalu Mini Indonesia mampu menjual 342 unit. Sedangkan penjualan dari Januari hingga Maret 2013, tercatat 104 unit, mengalami peningkatan 20 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Dari penjualan itu, paling dicari model Hatchback, Countryman, dan Cabriolet. Tidak menutup kemungkinan meski harga cukup tinggi (Rp709 juta off the road) Paceman mampu mendulang angka signifikan.