Duta Kopi Indonesia untuk Dunia

Miss Coffee Indonesia

Sabtu, 04/05/2013

Demi memperkenalkan rasa dan aroma kopi terbaik dari seluruh Nusantara,Miss Coffee Indonesiadigelar pada6-20 Mei 2013, bertempat di Bidakara Hotel,Jakarta. Peserta ajang ini adalah putri-putri terbaik dari setiap provinsi di Indonesia. Mereka yang melewati babak penyisihan akan berkompetisi dalam Grand Final Miss Coffee Indonesia 2013 di Jakarta pada 20 Mei 2013.

Miss Coffee Indonesia yang terpilih akan menjadi Duta Kopi Indonesia dan bertugas mempromosikan rasa dan aroma kopi Indonesia ke seluruh dunia. Tidak hanya itu, pemenang Miss Coffee Indonesia juga akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Coffee International 2013 yang akan berlangsung diYogyakartapada Oktober 2013 mendatang. Asosiasi Duta Indonesia (ADI) didukung berbagai pihak termasuk Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) berada di balik penyelenggaraan pemilihan yang unik dan berbeda ini.

Kegiatan ini bertujuan membangun kepedulian yang lebih tinggi dari masyarakat luas, terhadap pentingnya komoditas kopi dan produk olahannya bagi perekonomian, kebudayaan, dan pariwisata Indonesia. Unik dan berbeda, karena pemilihan ini tak sekadar memilih perempuan berpenampilan menarik untuk menjadi juru bicara Indonesia di mata dunia. Miss Coffee Indonesia mencari perempuan muda usia 17-24, belum menikah, berdomisili di Indonesia dan memiliki kepribadian serta wawasan luas mengenai kopi dan potensi pariwisata Indonesia.

Pemilihan Miss Coffee Indonesia dihelat dengan tujuan untuk memperkenalkan keistimewaan dan kualitas kopi Indonesia sekaligus menjadi produsen utama kopi dunia. Hal ini akan dicapai melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi jangka panjang sehingga membantu meningkatkan pendapatan devisa negara, kesejahteraan petani kopi dan pekerja di industri kopi olahan.

Kopi Nusanatara begitu beragam, mulai kenikmatan kopi luwak dari Sumatera hingga keistimewaan rasa kopi arabika dariToraja. Indonesia sangat beruntung diberkati beberapa biji kopi terbaik di dunia. Pada 1696, Belanda membawa kopi ke Jawa melalui lalu berikutnya Indonesia menjadi pemasok utama kopi ke Eropa. Selama 312 tahun terakhir, kata-kata "Jawa" dan "Sumatera" hampir identik dengan kopi beraroma.

Penikmat kopi juga sudah tidak asing dengan namaBali,Lintong, Toraja, Kalosi, Gayo, dan Mandailing yang memiliki kopi dengan rasa luar biasa. Saat ini kopi dari daerah-daerah baru, seperti Wamena dan Moanemani di Papua juga menunggu untuk digemari pecinta tegukan nikmat kopi. Keberadaan dan peran Miss Coffee dapat menjadi salah satu stimulan bagi berbagai pihak, terutama bagi kalangan muda untuk lebih mencintai produk dalam negeri.