Laba Toba Bara Sejahtera Turun 37,90%

PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) mencatatkan laba priode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 37,90% menjadi US$3,21 juta hingga kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$5,10 juta.

Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin. Disebutkan, penjualan perseroan melemah 2,68% menjadi US$94,94 juta hingga kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$97,56 juta.

Sementara beban pokok penjualan naik menjadi US$80,55 juta hingga kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$76,48 juta. Laba bruto perseroan turun menjadi US$14,38 juta hingga kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$21,07 juta.

Selain itu, laba operasi perseroan turun menjadi US$7,74 juta pada kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$15 juta. Laba bersih per saham dasar menjadi 0,002 pada kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya 0,003.

Jumlah kewajiban naik menjadi US$166,34 juta pada 31 Maret 2013 dari periode 31 Desember 2012 sebesar US$150,58 juta. Ekuitas perseroan naik menjadi US$116,91 juta pada 31 Maret 2013 dari periode 31 Desember 2012 sebesar US$110,94 juta. Kas dan setara kas perseroan naik menjadi US460,34 juta pada 31 Maret 2013 dari periode 31 Desember 2012 sebesar US$36,30 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

WIKA Bukukan Laba Bersih Rp 2,07 Triliun

NERACA Jakarta - PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sepanjang tahun 2018 mencetak laba bersih sebesar Rp2,07 triliun, tumbuh signifikan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…