Penjualan Motor Diperkirakan Menyusut 9% - Skema Pembiayaan Syariah Diperketat

NERACA

Jakarta - Produsen sepeda motor Indonesia bersiap untuk menyesuaikan kapasitas produksinya mengingat pasar kendaraan roda dua nasional berpotensi menyusut 9% menjadi hanya 6,3 juta unit pada tahun ini.

Gunadi Sindhu Winata, Ketua Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), menuturkan sebelumnya AISI optimistis pasar sepeda motor Indonesia stabil di kisaran 7 juta unit pada tahun ini atau relatif sama dengan pencapaian penjualan tahun lalu.

Namun, dengan diperketatnya skema pembiayaan syariah dan ada rencana diterapkannya aturan fidusia, maka kemungkinan besar akan membuat permintaan motor anjlok. “Awalnya kami prediksi tidak ada pertumbuhan pasar sepeda motor atau sama dengan tahun lalu. Itu prediksi optimis kami. Tapi sekarang kami jadi pesimistis, kemungkinan turun menjadi 6,3 juta unit atau kontraksi 8%-9%,” ujarnya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dengan demikian, lanjutnya, perusahaan sepeda motor kemungkinan besar terpaksa melakukan penyesuaian dari sisi produksi. Sikap tersebut merupakan hal yang wajar dalam industri motor karena tak mungkin pasokan produk melebihi permintaan pasar.“Kalaupun ada pengurangan kapasitas produksi, itu tanpa menganggu jumlah SDM atau tanpa mengurangi pekerja,” terangnya.

Menyangkut aturan Fidusia, Gunadi mengatakan jika kebijakan tersebut jadi diterapkan, maka akan ada tambahan biaya kredit motor berkisar Rp250.000-Rp300.000 per unit, yang akan dibebankan apda calon konsumen.

Berikut ini data penjualan motor menurut AISI selama Januari 2013, hanya naik 219 unit, dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, yaitu dari 645.863 menjadii 686.082 unit.Komposisinya, Honda 398.200 unit, Yamaha 203.051 unit, Suzuki (34.718 unit), Kawasaki (10.399) dan TVS (714). Dengan ini berarti, Honda menguasai pangsa pasar 58 %, Yamaha 29,6 % dan Suzuki 5 % dan Kawasaki 1,5 %.

Peningkatan kecil tersebut, menurut Thomas Wijaya, Wakil Manajer Umum bidang Penjualan, PT Astra Honda Motor (AHM), beberapa merek meluncurkan model baru. Selain itu, harga komoditas di luar Jawa yang mulai berangsur pulih, juga ikut menaikkan penjualan. \"Akhir tahun lalu, kontribusi Sumatera terhadap penjualan nasional hanya 18-20 %, Januari sudah naik 2 %,\" beber Thomas.

Kesempatan Penjualan

Sementara itu, Johannes Loman, Wakil Ketua Umum AISI mengatakan, tiga bulan pertama tahun ini masih ada kesempatan penjualan naik batas minimal uang muka syariah belum djalankan. \"Kami perkirakan, bisa tumbuh 4 persen dari tahun sebelumnya,\" komentar Loman, yang juga Wakil Presiden Direktur Eksekutif, AHM. Sementara di luar Jawa tumbuh 5 %.

Ditambahkan, penjualan akan turun lagi, setelah batas DP minimal bank syariah berlaku. \"Kami perkirakan turun Mudah-mudahan tidak terlalu besar,\" lanjut Loman.

Sementara itu, Kompetisi pasar sepeda motor sport antar agen pemegang merek (APM) akan makin ketat tahun ini. General Manager Mar­keting Communication & Com­munity Development Yamaha Indonesia, Eko Prabowo menga­takan, pen­jualan motor sport akan terus menggeliat.

Bahkan me­napaki awal 2013, di Januari total penjualan motor sport Yamaha tetap tertinggi di pasar Indonesia sebanyak 42.772 Unit“Angka ini awal yang sangat baik bagi Yamaha. Kami optimistis dapat mencapai target penjualan tahun ini,” ujar Eko.

Motor New V-xion, kata Eko, masih tetap merajai penjualan Yamaha sebanyak 31.697 unit. Kendaraan ini melejit dari 2.924 unit pada Desember 2012 men­jadi 18.894 unit di Januari 2013 atau naik 546 %.

Sedangkan untuk total pen­jualan, produsen motor berlambang garpu tala ini membukukan 203.051 unit, di semua segmen hingga Januari 2013. Angka ini naik sekitar 45 % dibanding penjualan di Desember 2012 mencapai 139.809 unit.

Dari total itu, barisan motor injeksi berkontribusi tinggi 75 % atau 151.418 unit terhadap total penjualan Yamaha. Di antaranya, V-Ixion 31.697 unit, Mio J 56.036 unit, Soul GT 36.532 unit, Jupiter Z1 14.179 unit dan Xeon RC 12.974 unit.

Segmen matik pun masih mem­berikan sumbangan terbanyak bagi Yamaha di Januari 2013 se­banyak 107.572 unit. Mio J (gabungan Mio J FI, Mio J CW FI, Mio J CW FI Teen) tetap eksis se­bagai motor terlaris Yamaha, terjual 56.036 unit.

Soul GT (Soul GT dan Soul GT Street) 36.532 unit dan Xeon (Xeon lama dan Xeon RC) 13.059 unit. Dari kategori bebek, Yamaha melego 52.707 unit. Jupiter MX yang mendapatkan perubahan minor di awal Januari, penyumbang tertinggi 19.834 unit. Vega ZR 18.694 unit dan Jupiter Z1 14.179 unit.

Sementara AHM hanya ber­hasil melego motor sport 170.618 unit di 2012. New Megapro menjadi motor paling laris de­ngan angka 122.237 unit, diikuti Tiger 20.872 unit, Honda CBR Series 17.635 unit, Honda CS1 4.165 unit, dan Honda CB150R Street­Fire 5.709 unit.

Related posts