Tifa Finance Bagikan Dividen Rp 10,38 Miliar

Perusahaan pembiayaan kendaraan, PT Tifa Finance Tbk (TIFA) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2012 sebesar Rp10,38 miliar, atau setara 25% dari total laba bersih tahun lalu yang sebesar Rp43,33 miliar.

Direktur Utama PT Tifa Finance Tbk, Suwinto Johan, rencana pembagian dividen ini telah disetujui pemegang saham, “Dengan jumlah dividen, nantinya setiap pemegang saham akan mendapatkan Rp10 per lembar saham,”katanya di Jakarta akhir pekan kemarin.

Sepanjang 2012, perseroan sendiri membukukan laba bersih sebesar Rp43,33 miliar (Rp40,1 per saham), naik 10,25% dibanding Rp39,30 miliar (Rp37,4 per saham) pada 2011. Pendapatan perseroan naik 13,23% menjadi Rp172,77 miliar dibanding Rp152,58 miliar pada tahun sebelumnya. Total aset perseroan mencapai Rp1,09 triliun, naik 7,92% Rp1,01 triliun pada tahun sebelumnya.

Tifa Finance adalah perusahaan pembiayaan sewa guna usaha, pembiayaan syariah, dan anjak piutang.Pendapatan dari pembiayaan sewa guna usaha dan pengelolaan aset syariah melalui Ijarah Muntahia Bittamlik (IMBT) memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan konsolidasi perseroan.

Total pembiayaannya mencapai Rp1,067 triliun pada 2012, naik 8,62% dibanding Rp982,47 miliar pada 2011.”Kami menargetkan pembiayaan pada tahun ini akan naik 20%,” tambahnya. Sementara, Direktur merangkap Corporate Secretary Tifa Finance, Ester Gunawan mengatakan, kegiatan pembiayaan pada tahun ini akan didanai dari kas internal, pinjaman bank dan rencana penerbitan Medium Term Notes atau obligasi,”Rencana penerbitan MTN dan obligasi ini masih dalam kajian kami,”ungkapnya. (bani)

BERITA TERKAIT

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun - Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar

DPRD‎ Depok "Hanya" Setujui APBD Perubahan 2019 Rp3,7 Triliun Punya Potensi Dana SILPA 2018 Rp‎765,6 Miliar NERACA Depok - ‎DPRD…

BPPT Kumpulkan PNBP Mencapai Rp100 miliar

  NERACA Jakarta - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui Pusat Layanan Teknologi (Pusyantek) telah melampaui target Penerimaan Negara…

Targetkan Listing Awal September - Bhakti Agung Bidik Dana IPO Rp 335,5 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun bisnis properti lesu, hal tersebut tidak menyurutkan rencana PT Bhakti Agung Propertindo Tbk untuk go public.…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BTN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu agar bisa lebih maju lagi, salah satunya melalui…

Kinerja Keuangan Melorot - ANJT "Kencangkan Ikat Pinggang" di Operasional

NERACA Jakarta – Terkoreksinya pencapaian kinerja keuangan PT Austindo Nusantara Tbk (ANJT) di paruh pertama tahun ini, menjadi pertimbangan emiten…

Pasar Respon Positif Nota Keuangan 2020

NERACA Jakarta – Pidato nota keuangan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang disampaikan presiden Joko…