Gandeng Emporium, ANZ Terbitkan Kartu Kredit - Fokus Nasabah Kaya

NERACA

Jakarta - Vice President Director Retail Banking PT Bank ANZ Indonesia, Ajay Mathur, mengaku jika sebagian besar transaksi perseroan di Jakarta didominasi dari pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Sementara pusat perbelanjaan kawasan Jakarta Utara belum tersentuh. “Oleh karena itu, ANZ bekerjasama dengan Mal Imperium Pluit untuk untuk meningkatkan pertumbuhan industri kartu kredit. Melihat perbelanjaan nasabah dengan kartu ANZ telah meningkat sebesar 20% sepanjang 2012. Angka ini dua kali lipat dari pertumbuhan industri kartu kredit,\" kata Ajay di Jakarta, pekan lalu. Dia mengatakan, melalui kerja sama ini, ANZ menawarkan “one stop solution” untuk kebutuhan gaya hidup pemegang kartu kredit ANZ. Artinya, perseroan melihat peluang besar untuk melayani segmen affluent (nasabah kaya). Dengan menggunakan kartu kredit ANZ, lanjut Ajay, nasabah dapat menikmati sejumlah penawaran di berbagai merchant yang menjadi mitra ANZ, antara lain mendapatkan lucky dip, diskon khusus dan penawaran cicilan 0%.

\"Kami optimis, kehadiran kami di sini akan membawa hal yang baik untuk nasabah kami,\" tambah Ajay. Terkait Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang menuntut agar ada bukti pendapatan untuk pengajuan kredit, Director of Consumer Finance PT Bank ANZ Indonesia, Luskito Hambali mengungkapkan, untuk target tahun penambahan kartu di tahun 2013 maka pihaknya saat ini akan menambah edukasi kepada masyarakat soal peraturan itu. \"Target tahun ini tidak banyak, karena peraturan BI, seperti slip gaji itu, kita akan memperbanyak edukasi kepada masyarakat dulu,\" terang Luskito. Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer (CEO) Mal Emporium Pluit, Ellen Hidayat, menambahkan spesialisasi Emporium Pluit mencakup beranekaragam pengalaman yang menarik.

Bagi pengunjung yang membawa keluarga, Ellen mengaku Emporium Pluit menyediakan taman bermain untuk hiburan. Ellen juga mengatakan, mal bukan hanya sekadar tempat berbelanja. Banyaknya tenant makanan, merchant, dan area bermain, membuat mal kerap dijadikan tempat berkumpul keluarga, hang out, liburan, bahkan arisan. Mal juga memberikan banyak kemudahan berbelanja bagi pelanggannya. Kini, masyarakat tak perlu membawa uang banyak. Tinggal gesek, produk yang diinginkan langsung ada genggaman. \"Belanja dengan kartu kredit sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang tidak terpisahkan lagi. Kerja sama dengan ANZ ini bertujuan agar dapat mengakomodir kebutuhan gaya hidup masyarakat,\" ungkap Ellen. [sylke]

Related posts