Takehiko Nakao, Presiden ADB yang Baru

NERACA

Jakarta - Dewan Gubernur Bank Pembangunan Asia (Asian Development Bank/ADB) menyepakati memilih Takehiko Nakao sebagai Presiden Bank Pembangunan Asia, menggantikan Haruhiko Kuroda yang mengundurkan diri pada Maret 2013 lalu. Berdasarkan keterangan pers tertulis ADB yang diterima di Jakarta, pekan lalu, menyebutkan Takehiko Nakao merupakan mantan Wakil Menteri Keuangan Jepang bidang Hubungan Internasional akan menjabat sebagai Presiden ke-sembilan ADB. Nakao yang memiliki pengalaman selama 30 tahun dalam bidang keuangan internasional dan pembangunan mulai menempati pos barunya pada Minggu (28/4) kemarin, serta meneruskan tugas Kuroda hingga 23 November 2016 mendatang.

Ketua Dewan Gubernur ADB, P Chidambaram menantikan kerja sama yang baik dengan Takehiko Nakao serta mengharapkan adanya kepempimpinan yang kuat dalam institusi ADB. \"Dia memilki pengalaman dalam bidang keuangan internasional serta pembangunan dan pengetahuan mendalam dari kawasan Asia. Dia akan memimpin ADB dalam mewujudkan visi kawasan Asia Pasifik bebas dari kemiskinan,\" ujar Chidambaram, yang Menteri Keuangan India. Takehiko Nakao, yang lahir pada 1956, juga berpengalaman mengajar dalam bidang keuangan internasional sebagai Profesor di Universitas Tokyo pada 2010 dan 2011. Saat ini, Nakao memiliki gelar BA dari fakultas ekonomi Universitas Tokyo dan Master of Business Administration dari University of California, Berkeley. [ardi]

BERITA TERKAIT

Inilah Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang Baru

Inilah Visi dan Misi Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi yang Baru NERACA Sukabumi - Setelah dilantik Pada Kamis, (20/9) lalu,…

Kementan, Kemendag atau Bulog Yang Dievaluasi - Impor Beras

  NERACA   Jakarta – Persoalan impor beras mengemuka saat perseteruan antara Dirut Perum Bulog Budi Waseso dan Menteri Perdagangan.…

ADHI Catatkan Kontrak Baru Rp 8,91 Triliun

NERACA Jakarta – Tercatat sampai akhir Agustus 2018, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) telah membukukan kontrak baru senilai Rp…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Taiwan Tawarkan Produk Kesehatan ke Pasar Indonesia

      NERACA   Jakarta - Indonesia merupakan negara yang berada di urutan ke-4 dengan prevalensi diabetes tertinggi di…

Teluk Bintuni akan Gunakan Skema KPBU

      NERACA   Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perindustrian memilih skema Kerja sama Pemerintah dan Badan…

Usaha Kuliner Lebih Mudah - Diplomat Success Challenge 2018

    NERACA   Jakarta - Peluang untuk menjadi wirausaha muda Indonesia dengan mendapatkan total modal usaha Rp 2 miliar…