Lima Bank Diminta Lepas 20% Saham Ke Publik

Guna meningkatkan likuiditas di pasar, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghimbau bank-bank yang berniat mencatatkan sahamnya di pasar modal bisa melepas minimal 20% saham.

Direktur BEI Uriep Budhi Prasetyo menuturkan, pihaknya saat ini tengah meminta lima bank yang masuk dalam pipeline BEI untuk IPO tahun ini bisa melepas saham sebesar 20%.Lima bank tersebut, yakni Bank Muamalat, Bank National Nobu, Bank Mestika, Bank Maspion, dan Mitraniaga.“Kita minta mereka menaikan floating share-nya. Kalau bisa 20%,” katanya di Jakarta, Kamis (25/4).

Sebagaimana informasi, aturan Bank Indonesia (BI) saat ini mengharuskan perbankan menambah modalnya untuk ekspansi usaha sesuai ketentuan bank umum kelompok usaha (BUKU). Semakin tinggi floating share saham yang dilepas ke publik, otomatis dana yang didapat bank dari pasar modal akan bertambah besar untuk mencukupi ekspansinya. (bani)

BERITA TERKAIT

Urban Jakarta Bidik Penjualan Rp 240 Miliar - Harga IPO Rp 1000-1250 Per Saham

NERACA Jakarta – Tren pengembangan proyek properti berbasis transit oriented development (TOD) cukup menjanjikan kedepannya, apalagi pembangunan LRT yang digarap…

TOTO Bagikan Dividen Rp 10 Per Saham

PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO) bakal bagi-bagi dividen tunai dari laba tahun buku 2018 kepada pemegang saham. Emiten yang…

Bank Mandiri Perkuat Penyaluran KUR

  NERACA   Bandung - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus mendorong ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perdagangan Saham DIGI Disuspensi

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT…

BEI Dorong Perusahaan di DIY Go Public

Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong perusahaan di daerah itu baik milik swasta maupun badan usaha…

MAYA Bagi Dividen Interim Rp 223,19 Miliar

PT Bank Mayapada International Tbk (MAYA) akan membagikan dividen tengah tahun sebesar Rp35 per lembar saham. Hal itu sesuai dengan…