Cerdas Memilih Teralis

Sebagaimana kita ketahui, selain berfungsi sebagai pengaman pada rumah, teralis juga dapat difungsikan juga sebagai ornamen variasi atau penghias beberapa bagian rumah Anda, apakah untuk pintu ataupun jendela. Makanya, model teralis juga dapat mencerminkan budaya dan karakter sipemilik atau penghuni bangunan tersebut.

Akibatnya, model teralis pun sangat beragam. Untuk itu, pemilihan motif teralis yang tidak sesuai atau asal jadi akan mengaburkan konsep bangunan yang dari awal ingin kita tampilkan. Untuk itu, sebelum kita memilih dan memesan teralis di bengkel tertentu, ada baiknya kita mengetahui tips dan trik memilih motif teralis agar kita tidak menyesal setelah jadi.

Apalagi saat ini, banyak dibuat ornamen gantung variasi yang biasanya dibuat satu paket dengan teralis dan railling dan dibuat dengan besi hollow. Tetapi yang pasti, faktor keindahan tidak boleh melupakan faktor keamanan. Nah, berikut beberapa ada tips ringan dan mudah bagi Anda yang ingin memilih teralis.

Bahan

Pada umumnya, sekarang ini teralis menggunakan bahan besi tempa, plat, dan behel (bulat, ulir, kotak). Anda dapat memilih jenis yang diinginkan, tetapi biasanya besi tempa dan plat banyak digunakan untuk model rumah berdesign klasik, sedangkan untuk rumah dengan sekarang yang bermodel minimalis banyak digunakan besi behel berbentuk kotak.

Ukuran Bahan

Soal ukuran, dapat disesuaikan dengan lebar jendela atau pintu yang Anda miliki. Tetapi, biasanya untuk teralis besi ukuran yang digunakan besi diameter 1 cm, sementara plat biasanya berukuran 1 inch. Untuk diameter, dapat ditambah jika jendela yang dimiliki cukup lebar atau untuk sekedar membuatnya lebih kuat dan kokoh

Motif

Jika suatu bangunan menonjolkan salah satu design atau gaya tertentu, jelas motif teralis harus disesuaikan dengan design rumah yang dimiliki, tetapi jika design rumah tersebut tidak menonjolkan design khusus, Anda akan lebih leluasa memilih motif teralis untuk jendela dan pintu tempat tinggal Anda.

Dua tampilan gaya yang sangat berbeda yaitu untuk rumah dengan design klasik dan minimalis. Untuk desain klasik biasanya tampil mewah dengan alur yang rumit dan banyak lekuk variasi menawan.

Sementara itu, untuk rumah bergaya minimalis, motifnya pun minimalis tetapi tetap tidak melupakan estetika sebuah teralis. Biasanya mereka memiliki alur sederhana lurus kotak yang kaku namun tampil elegant.

Warna

Warna teralis umumnya hitam, gold, silver, putih, coklat, atau dapat disesuaikan dengan warna dan konsep ruangan, misalkan diruang sekolah TK atau ruang bermain Anak bisa saja menggunakan warna cerah.

Tetapi warna tersebut tidak pantas jika diaplikasikan untuk tempat tingal. Karena jika berwarna cerah akan memberikan kesan terlalu ramai. Akibatnya, soal warna, teralis jarang yang mengikuti selera pemilik rumah.

Nah, jika tak mau pusing, cara termudah memilih teralis adalah tinggal konsultasikan saja dengan arsitek atau specialist pembuat tralis. Tenaga ahli pembuat teralis juga dapat dimintakan sarannya untuk membuat teralis yang Anda inginkan.

Related posts