BII Berikan "Biingkisan Beruntun" Rp1,12 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Bank Internasional Indonesia Tbk melakukan pengundian hadiah utama (grand prize) program \"Biingkisan Beruntun\" di Kantor Pusat BII, Jakarta. Pengundian grand prize berupa uang tunai senilai Rp1,12 miliar dilakukan oleh Funding Product Management BII Hevi Angweita dengan disaksikan perwakilan Depsos, Pemda, Notaris, Kepolisian, Manajemen dan nasabah BII. Grand prize dimenangkan oleh Helmi Dewima dari BII KCP Sutomo, Medan. Pengundian grand prize menandai berakhirnya periode program \"Biingkisan Beruntun\", yang berlangsung dari Agustus 2012 hingga Februari 2013.

\"Biingkisan Beruntun\" merupakan program yang memungkinkan nasabah bisa mendapatkan hadiah beruntun dengan sekali menabung. Program ini terdiri dari program undian hadiah utama (lucky draw) dan hadiah langsung untuk pengendapan dana (direct gift), baik bagi nasabah baru maupun nasabah setia serta hadiah langsung untuk pembukaan rekening (opening gift) khusus bagi nasabah baru. ”Program ’Biingkisan Beruntun’ merupakan program apresiasi kepada nasabah, baik kepada nasabah setia maupun nasabah baru,” kata Hevi, dalam siaran persnya kepada Neraca, Rabu (24/4).

Melalui penyelenggaraan \"Biingkisan Beruntun\", BII berhasil meningkatkan pertumbuhan tabungan dan program ini turut memberikan kontribusi bagi meningkatnya jumlah tabungan nasabah mencapai Rp18,8 triliun per 31 Desember 2012. Sejalan dengan visi BII untuk menjadi relationship bank terkemuka di Indonesia yang hadir di tengah-tengah komunitas, dan memberikan layanan melalui produk dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah serta layanan yang berkualitas tinggi, maka BII akan terus mengembangkan serangkaian produk unggulan dan program yang inovatif termasuk \"Biingkisan Beruntun\". \"Ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah setia maupun nasabah baru,\" imbuhnya. [ria]

BERITA TERKAIT

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi

Investasi Ilegal di Bali, Bukan Koperasi NERACA Denpasar - Sebanyak 12 lembaga keuangan yang menghimpun dana masyarakat secara ilegal di…

Farad Cryptoken Merambah Pasar Indonesia

  NERACA Jakarta-Sebuah mata uang digital baru (kriptografi) yang dikenal dengan Farad Cryptoken (“FRD”) mulai diperkenalkan ke masyarakat Indonesia melalui…

OJK: Kewenangan Satgas Waspada Iinvestasi Diperkuat

NERACA Bogor-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan Satuan Tugas (Satgas) Waspada Investasi dapat diperkuat kewenangannya dalam melaksanakan tugas pengawasan, dengan payung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

PPATK Berhasil Mitigasi Pencucian Uang Senilai Rp10,39 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatatkan angka mitigasi pencucian uang yang berhasil…

Pemerintah Tambah Anggaran Subsidi FLPP Rp8,6 Triliun

    NERACA   Jakarta - Pemerintah menyetujui permintaan dari tiga asosiasi pengembang perumahan, yaitu Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi…

BCA Syariah Telah Salurkan Pembiayaan UMKM Capai Rp1,01 Triliun

    NERACA   Jakarta - PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) mencatat pembiayaan untuk segmen UMKM sebesar Rp 1,01…