Multipolar Alokasi Belanja Modal Rp1,5 Triliun

NERACA

Jakarta- Gencar melakukan pengembangan usaha, PT Multipolar Tbk (MLPL) mengalokasikan dana belanja modal (capital expenditure/capex) mencapai Rp1,5 triliun. ”Untuk Capex 2013 sekitar Rp1,4-Rp1,5 triliun. Ini adalah capex untuk keseluruhan perusahaan dalam holding,” ucap Direktur Keuangan Multipolar, Reynold P Ongdi, di Jakarta, Rabu (24/4)

Menurutnya, untuk pengembangan usaha yang dilakukan, melalui anak usahanya, PT Matahari Putra Prima Tbk, perseroan menargetkan akan membuka sebanyak 20 gerai Hypermart dengan total investasi Rp600-650 miliar. Rencananya, pembukaan gerai tersebut akan dibangun di seluruh Indonesia.

Namun, untuk saat ini, kata dia, pihaknya akan fokus pada wilayah Indonesia bagian timur, sehingga diharapkan akan menimbulkan efek jangka panjang untuk ekonomi sekitarnya. Dalam dua pekan ke depan, untuk pembukaan Hypermart, gerai yang akan dibuka berlokasi di Palembang. Saat ini, Matahari Putra Prima tercatat, memiliki 80 Hypermart, 29 Foodmart, dan 78 Boston Pharmacy di 49 kota di Indonesia dengan pertumbuhan penjualan 23%.

Presiden Direktur MLPL Eddy Handoko mengatakan, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), perseroan menyetujui pembagian dividen sebesar Rp10,06 miliar atau setara dengan 35% dari laba tahun buku 2012 sebesar Rp166,6 miliar. “RUPST sepakat untuk membagikan deviden sebesar Rp10,06 miliar atau setara Rp1 per saham,” ucapnya.

Bagikan Dividen

Pembagian dividen kepada para pemegang saham, lanjut dia, akan dilakukan pada pertengahan Mei mendatang dan paling lambat 4 Juni 2013. Menurutnya, pembagian dividen ini menunjukkan bahwa perseroan akan terus mengembangkan portofolio dengan berekspansi secara pruden untuk memperkuat posisi bisnis perseroan ke depan.

Ke depan, langkah strategis yang diambil perseroan yaitu memperkuat portofolio di bidang properti, multimedia, hiburan keluarga dan lainnya. Prakarsa dalam mengelola aktiva dan pasiva Perseroan juga terus ditingkatkan sehingga potensi setiap unit usaha dapat diwujudkan sepenuhnya. Langkah-langkah strategis ini dilakukan guna terus menaikkan nilai korporasi bagi pemegang saham.

Sementara sepanjang tahun 2012, perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp 12,6 triliun atau meningkat sebesar 22,4% dibandingkan 2011 Rp 10,3 triliun. Menurutnya, kontribusi terbesar perseroan diperoleh dari anak perusahaan MLPL di sektor ritel, PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA). Selain MPPA, Matahari Department Store (MDS) juga merupakan andalan MLPL dalam sektor ritel. Dengan penambahan 13 outlet baru di 2012, saat ini MDS memiliki jaringan 116 outlet di 50 kota di seluruh Indonesia dengan pertumbuhan penjualan 19% dari tahun sebelumnya. (lia)

BERITA TERKAIT

Citibank Peroleh Laba Rp1,4 Triliun

  NERACA   Jakarta - Citibank N.A., Indonesia (Citibank) mencatatkan laba bersih hingga kuartal III-2018 mencapai Rp1,4 triliun. Sayangnya, angka…

SMI Tawarkan Kupon Obligasi Hingga 8,7% - Terbitkan Obligasi Rp 1,5 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai pembiayaan infrastruktur, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero/SMI) berencana menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok…

Laporan Belanja Pajak, Langkah Maju "Good Governance"

Oleh: Andi Zulfikar, Staf KPP Pratama Bantaeng Ditjen Pajak *)             Sebuah langkah maju dilakukan pemerintah dengan menerbitkan Laporan Belanja…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Investor Pasar Modal di Kalsel Capai 22,26%

Direktur Pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, M Nurdin Subandi mengatakan, jumlah investor pasar modal di Kalimantan Selatan…

BEI Catatkan Rekor Baru Emiten Terbanyak

NERACA Jakarta – Tahun 2018 menjadi catatan sejarah bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya, sepanjang tahun ini ada 50…

Pendapatan Toba Bara Tumbuh 43,95%

Di kuartal tiga 2018, PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) membukukan pendapatan sebesar US$ 304,10 juta, naik 43,95% dari periode…