Penjualan Medco Turun Jadi US$ 221,32 Juta

Kuartal pertama tahun ini, penjualan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) turun 3,71% menjadi US$221,32 juta dibandingkan dari periode sama tahun sebelumnya US$229,86 juta. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta kemarin.

Selain itu, perseroan juga membukukan beban pokok penjualan naik menjadi US$136,11 juta pada kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$131,69 juta. Perseroan mencatatkan kenaikan biaya produksi dan lifting menjadi US$66,80 juta hingga Maret 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$62,74 juta.

Laba kotor perseroan turun menjadi US$85,20 juta pada kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$98,17 juta. Laba tahun berjalan perseroan turun menjadi US$3,48 juta hingga kuartal pertama 2013 dari periode sama tahun sebelumnya US$5,26 juta.

Kemudian liabilitas perseroan menjadi US$1,80 miliar pada 31 Maret 2013 dari 31 Desember 2012 sebesar US$1,81 miliar. Ekuitas perseroan menjadi US$842,41 juta pada 31 Maret 2013 dari 31 Desember 2012 sebesar US$843,22 juta. Kas dan setara kas perseroan menjadi US$456,58 juta pada 31 Maret 2013 dari periode 31 Desember 2012 sebesar 523,65 juta. (bani)

BERITA TERKAIT

BTN Tegaskan Hormati Segala Proses Hukum

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk akan menghormati proses hukum yang berjalan terkait dengan ditetapkannya SW sebagai pejabat kepala Divisi…

Kresna Investasi Film Satria Dewa Gatotkaca

Merambah bisnis hiburan, Kresna Group melalui anak usahanya Kresna Pictures berinvestasi pada film pertamaya yakni Satria Dewa Gatotkaca sebagai pemegang…

MUN Terapkan Tarif Baru Tol Ujung Pandang

PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) yang merupakan anak usaha dari PT Margautama Nusantara (MUN) sekaligus operatol jalan tol Ujung Pandang,…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Dampak Restrukturisasi Utang - Bisnis Baja Kratakau Steel Bisa “Bernafas Panjang”

NERACA Jakarta – Kerja keras PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) untuk menyehatkan keuangan dari rugi mulai membuahkan hasil. Hal…

Kejar Pertumbuhan Emiten - BEI Kerjasama Informasi Dengan BKPM

NERACA Jakarta – Dalam rangka mendorong pertumbuhan pasar modal dan termasuk menjaring calon perusahaan potensial untuk listing di pasar modal,…

Raih Izin Stock Split - Fast Food Lanjutkan Gelar Rights Issue Saham

NERACA Jakarta -Hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Fastfood Indonesia Tbk (FAST) menyetujui rencana pemecahan harga nomimal…