Dyandra Targetkan Pendapatan Tumbuh 70% - Operasikan Hotel Baru

NERACA

Jakarta- Tahun ini PT Dyandra Media International Tbk menargetkan pendapatan bersih tumbuh sebesar 70%. Bahkan perseroan optimis target tersebut dapat teralisasi karena didorong kondisi ekonomi dan kinerja perseroan yang semakin baik.

Direktur Operasional PT Dyandra Media International Tbk Danny Budiharto mengatakan, secara operasional target ini bisa tercapai karena adanya tambahan empat hotel baru yang akan mulai beroperasi dan sudah berjalannya Bali Nusa Dua Convention Centre tahap II, “Bali Nusa Dua Convention Centre sudah diperluas untuk kepentingan acara Apec dan WTO pada akhir tahun ini. Pembangunan sudah dimulai pertengahan tahun lalu dan diperkirakan selesai pada Juli 2013,\" katanya di Jakata, Rabu (24/4).

Menurutnya, strategi pengembangan perseroan tahun ini akan terus memperkuat usaha segmen penyelenggara acara dan pameran melalui pendirian joint venture dengan organizer berskala internasional Tarsus Grup dan UBMMG holdings SDN BHD.

Anak Usaha Baru

Selain itu, perseroan juga akan membangun usaha baru PT Dyandra Amaradana yang fokus di bidang show biz untuk turut menanambah kontribusi pendapatan dan laba perseroan, “Pertumbuhan laba bersih pada 2013 diperkirakan sebesar 30 – 35% dari tahun sebelumnya,\" ungkapnya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2012 perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 69% dari Rp368 miliar menjadi Rp624 miliar. Sementara laba bersih tumbuh dari Rp14,4 miliar menjadi Rp64,9 miliar.

Saat ini, perseroan memiliki empat segmen anak usaha, yaitu PT Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara pameran dan penyelenggara acara, PT Dyamall Graha Utama sebagai pendukung penyelenggara pameran, PT Nusa Dua Indonesia sebagai pusat konvensi dan pameran serta PT Graha Multi Utama sebagai pengelola bisnis hotel.

Pada 2012, segmen hotel menambah tiga hotel baru sehingga saat ini total yang dioperasikan menjadi 6 hotel. Sementara tahun ini akan dibangun lagi empat hotel baru dengan target total 21 hotel baru pada 2015.

Perseroan yang bergerak di bidang entertainment, event organizer dan juga anak usaha Grup Kompas Gramedia ini mencatatkan sahamnya di pasar modal pada 25 Maret lalu dengan harga pembukaan emiten berkode saham DYAN sebesar Rp350 per lembar. (bani)

BERITA TERKAIT

WSBP Bukukan Pendapatan Rp 5,02 Triliun

NERACA Jakarta – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan pendapatan usaha hingga per Agustus 2018 sebesar Rp 5,02 triliun.…

Pembayaran Dividen di 2017 Tumbuh 14,5%

NERACA Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatatkan kenaikan pembayaran dividennya untuk tahun buku 2017 lalu sebesar 14,5% dibandingkan…

BPS: NPI Masih Defisit di Agustus 2018 - MESKI EKSPOR TUMBUH, LAJU IMPOR LEBIH DERAS

Jakarta-Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data neraca perdagangan Indonesia (NPI) sepanjang Agustus 2018 mengalami defisit sebesar US$1,02 miliar, menurun sedikit…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kondisi Ekonomi Masih Baik - Minat Perusahaan Untuk IPO Tetap Tinggi

NERACA Jakarta - Nilai tukar rupiah yang sempat mengalami depresiasi cukup dalam dan memberikan sentimen negaif terhadap kondisi indeks harga…

Debut Perdana di Pasar Modal - Saham PANI Oversubscribed 14 Kali

NERACA Jakarta – Di tengah rapuhnya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dan juga terkoreksinya indeks harga saham gabungan (IHSG)…

Investor Summit 2018 Sambangi Surabaya

Rangkaian acara paparan publik dari perusahaan tercatat secara langsung di 8 kota Investor Summit 2018 kembali berlanjut dengan tujuan kota…